WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

BAZNAS RI Bersama Bappenas Perkuat Sinergi Optimalkan Potensi Zakat Indonesia
BAZNAS RI Bersama Bappenas Perkuat Sinergi Optimalkan Potensi Zakat Indonesia
Sinergi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) terus diperkuat dalam rangka mengoptimalkan potensi zakat nasional yang diperkirakan mencapai Rp327 triliun. Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk mendorong integrasi pengelolaan zakat dalam sistem perencanaan pembangunan nasional. Upaya penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan audiensi antara BAZNAS RI dan Kementerian PPN/Bappenas yang berlangsung di Gedung Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, pada Selasa (7/4/2026). Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti. Selain itu, audiensi juga dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS RI, di antaranya Rizaludin Kurniawan dan Saidah Sakwan, serta Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama Kementerian PPN/Bappenas Teni Widuriyanti. Turut hadir pula Wali Kota Subulussalam, Aceh, H. M. Rasyid Bancin bersama jajaran terkait lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyampaikan bahwa optimalisasi potensi zakat merupakan salah satu amanat Presiden yang perlu segera direalisasikan. Ia menjelaskan bahwa potensi zakat nasional diperkirakan mencapai Rp327 triliun dan perlu dikelola secara optimal melalui berbagai strategi penguatan sistem pengelolaan zakat. Sodik juga menuturkan bahwa terdapat sejumlah arahan strategis dari Presiden kepada para pengelola zakat, antara lain peningkatan penghimpunan zakat nasional, integrasi data dan program BAZNAS dengan berbagai lembaga, penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga tingkat desa dan kecamatan, serta pengembangan digitalisasi dalam pengelolaan zakat. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pemerintah juga berencana melakukan revisi terhadap Undang-Undang Zakat guna memperkuat integrasi kebijakan di bidang pengelolaan zakat. Ia juga mengapresiasi langkah Bappenas yang telah menempatkan zakat sebagai bagian dari arus utama dalam perencanaan pembangunan nasional. Menurut Sodik, zakat kini mulai menjadi salah satu instrumen penting dalam perekonomian nasional. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dan integrasi yang lebih kuat dengan berbagai pihak lintas sektor, termasuk Kementerian PPN/Bappenas dan BPS, khususnya dalam penguatan data, program, serta kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan zakat. Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyatakan komitmen pemerintah untuk mendukung upaya BAZNAS dalam meningkatkan penghimpunan zakat nasional. Ia menilai bahwa potensi zakat yang besar di Indonesia masih memiliki peluang untuk dioptimalkan secara signifikan. Rachmat menjelaskan bahwa dari potensi zakat yang diperkirakan mencapai Rp327 triliun, realisasi penghimpunannya saat ini baru sekitar 10 persen. Dengan demikian, masih terbuka peluang untuk meningkatkan capaian tersebut hingga mencapai 20 hingga 30 persen. Bahkan, peningkatan dari 10 persen menjadi 20 persen saja telah menunjukkan pertumbuhan sebesar 100 persen. Ia juga menekankan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, diperlukan pendekatan yang komprehensif, tidak hanya dari perspektif syariat, tetapi juga melalui penguatan tata kelola, pemanfaatan teknologi, pengembangan program pemberdayaan, serta dukungan kebijakan dan regulasi yang memadai. Selain itu, Rachmat mendorong agar pemetaan asnaf mustahik dilakukan secara lebih sistematis dengan memanfaatkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Melalui pendekatan tersebut, penyaluran zakat diharapkan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran dan terintegrasi secara nasional. Pengembangan program kolaboratif ZISWAF Indonesia Emas juga akan terus diperkuat dengan menitikberatkan pada sektor pendidikan, kesehatan, perumahan, pemberdayaan masyarakat, serta perlindungan sosial sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan kesiapan lembaganya untuk mendukung penguatan integrasi data dalam pemetaan potensi zakat secara lebih komprehensif. Ia menjelaskan bahwa penghitungan potensi zakat perlu dilakukan secara lebih mendalam dan terperinci, misalnya melalui pendekatan berbasis jumlah penduduk Muslim serta kelompok masyarakat yang termasuk dalam kategori wajib zakat. Amalia juga menyampaikan bahwa BPS bersama BAZNAS berencana melakukan pembaruan perhitungan potensi zakat melalui survei atau sensus pada tahun 2026 guna memperoleh data yang lebih akurat dan representatif. Selain itu, ke depan BPS juga dapat menyediakan informasi berbasis desil untuk membantu memetakan kelompok mustahik secara lebih rinci sehingga penyaluran zakat dapat dilakukan secara lebih efektif dan tepat sasaran.#Kontributor: Humas BAZNAS
08/04/2026 | Humas BAZNAS Sumbar
Sinergi Lintas Sektor Perkuat Ketahanan Keluarga di Sumbar, BAZNAS Raih Penghargaan Mitra Program GENTING
Sinergi Lintas Sektor Perkuat Ketahanan Keluarga di Sumbar, BAZNAS Raih Penghargaan Mitra Program GENTING
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan keluarga berkualitas melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian program sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga, dan berbagai mitra strategis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga di Sumatera Barat. Gubernur Mahyeldi Ansarullah menegaskan bahwa ketahanan keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Menurutnya, keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing sehingga mampu mendorong pembangunan daerah secara berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas capaian Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) Sumatera Barat pada tahun 2025 yang mencapai angka 68,1 atau setara dengan 108,27 persen dari target yang telah ditetapkan. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil kerja bersama berbagai pihak yang secara konsisten mendukung implementasi program pembangunan keluarga di daerah. Sementara itu, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Barat, Mardalena Wati Yulia, melaporkan bahwa keberhasilan program Bangga Kencana tidak terlepas dari peran aktif para penyuluh dan pendamping keluarga di lapangan. Hingga saat ini, terdapat 361 Penyuluh Keluarga Berencana (KB) serta 10.068 Tim Pendamping Keluarga yang secara langsung mendampingi masyarakat dalam berbagai program pembangunan keluarga. Ia menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025 berbagai indikator program menunjukkan perkembangan yang positif, termasuk keberhasilan Sumatera Barat dalam melampaui target Indeks Pembangunan Keluarga. Hal ini menunjukkan bahwa program Bangga Kencana semakin diterima dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Rakorda tersebut juga diisi dengan sejumlah agenda penting, di antaranya pengukuhan Paguyuban Juang Kencana periode 2026–2029 sebagai wadah penguatan jejaring dan pengabdian para pegiat program keluarga berencana. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang apresiasi bagi berbagai mitra yang berperan aktif dalam mendukung program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Dalam kesempatan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Barat turut menerima penghargaan sebagai Mitra LSM/Komunitas dalam Program Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dengan Predikat Silver. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi BAZNAS dalam mendukung upaya penanggulangan stunting melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat yang menyasar keluarga kurang mampu. Selain pemberian penghargaan, Rakorda Program Bangga Kencana 2026 juga menjadi momentum penguatan koordinasi antarperangkat daerah. Pada kegiatan tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sumatera Barat melaksanakan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Hasil Forum Perangkat Daerah untuk urusan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB). Kesepakatan tersebut ditandatangani bersama sejumlah pihak terkait, di antaranya Dinas DP3AP2KB Kabupaten Pasaman, Dinas DP3AP2KB Kota Payakumbuh, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Sumatera Barat, serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Sumatera Barat. Melalui Rakorda ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, organisasi profesi, organisasi masyarakat, serta perguruan tinggi dapat terus diperkuat. Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam mewujudkan keluarga yang tangguh, sehat, dan sejahtera sebagai fondasi pembangunan masyarakat Sumatera Barat yang lebih baik di masa mendatang.
31/03/2026 | Humas BAZNAS Sumbar
Sumbar Berzakat: Teladan Pimpinan, Kuatkan Kepedulian Umat
Sumbar Berzakat: Teladan Pimpinan, Kuatkan Kepedulian Umat
Padang – Gerakan Sumbar Berzakat kembali digelorakan oleh BAZNAS Provinsi Sumatera Barat sebagai upaya memperkuat kesadaran berzakat di kalangan aparatur pemerintah, instansi vertikal, perguruan tinggi, dan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan pengumpulan dan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara optimal di Provinsi Sumatera Barat. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Barat menyampaikan bahwa BAZNAS memiliki 10 program prioritas, yang terdiri dari 5 program utama, yaitu Pendidikan, Kesehatan, Kemanusiaan, Ekonomi, serta Dakwah dan Advokasi. Kelima program tersebut menjadi fokus utama dalam penyaluran zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain program utama tersebut, BAZNAS juga menjalankan berbagai program unggulan dari pusat yang menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi umat. Program-program tersebut di antaranya Z-Mart, Z-Corner, Z-Chicken, Z-Auto, dan berbagai program pemberdayaan lainnya yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi para mustahik agar dapat bertransformasi menjadi muzakki di masa depan. Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Barat juga menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak. Kegiatan Sumbar Berzakat ini melibatkan pemerintah provinsi, instansi vertikal, serta perguruan tinggi yang hadir sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan zakat di daerah. Menurutnya, pengelolaan zakat akan berjalan dengan baik apabila pengumpulan ZIS dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh stakeholder yang ada di Sumatera Barat. Lebih lanjut disampaikan bahwa BAZNAS merupakan badan non-struktural yang bersifat mandiri, namun tetap bertanggung jawab kepada BAZNAS secara nasional serta kepada pemerintah daerah, dalam hal ini Gubernur Sumatera Barat, dalam menjalankan tugas pengelolaan zakat di daerah. Dalam paparannya, Ketua BAZNAS juga mengungkapkan capaian pengumpulan zakat di Sumatera Barat. Pada tahun 2025, total pengumpulan ZIS oleh seluruh BAZNAS kabupaten dan kota se-Sumatera Barat mencapai sekitar Rp475 miliar. Sementara itu, target pengumpulan khusus untuk BAZNAS Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp38,5 miliar. Alhamdulillah, dari periode kepemimpinan tahun 2021 hingga 2026, capaian pengumpulan zakat setiap tahunnya selalu melampaui target yang ditetapkan. Bahkan pada tahun 2025, pengumpulan zakat berhasil mencapai Rp43,5 miliar. Dana ZIS yang terkumpul tersebut kemudian disalurkan kepada para mustahik sesuai dengan ketentuan syariat. Dalam pengelolaannya, zakat diperuntukkan bagi dua kelompok besar penerima, yaitu as-sail (??????) dan al-ma?rum (???????). As-s?’il adalah mereka yang secara langsung meminta bantuan karena kondisi ekonomi yang sulit, sedangkan al-ma?r?m adalah mereka yang hidup dalam kekurangan namun menjaga kehormatan diri sehingga tidak meminta-minta. Kedua kelompok ini menjadi bagian dari masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian melalui program-program penyaluran zakat. Selain agenda penyaluran bantuan kepada para mustahik, pada kegiatan Sumbar Berzakat ini juga dilakukan pengumpulan zakat dari para pimpinan daerah dan pejabat yang hadir. Untuk memudahkan proses tersebut, panitia menyediakan lima meja konter layanan zakat, sehingga para peserta dapat langsung menunaikan zakatnya melalui BAZNAS. Sementara itu, sambutan Gubernur Mahyeldi Ansharullah yang pada kesempatan ini diwakili oleh Asisten III Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Medi Iswandi, menyampaikan apresiasi atas upaya BAZNAS dalam menggerakkan kesadaran berzakat di Sumatera Barat. Pemerintah Provinsi menilai bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membantu pengentasan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh unsur pemerintahan, lembaga, dan masyarakat untuk terus mendukung program-program BAZNAS dengan menyalurkan zakat melalui lembaga resmi. Dengan pengelolaan yang profesional dan transparan, zakat diharapkan dapat menjadi instrumen penting dalam memperkuat kesejahteraan umat serta pembangunan sosial di Sumatera Barat. Melalui gerakan Sumbar Berzakat, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat semakin meningkat, sehingga potensi zakat yang besar di Sumatera Barat dapat dikelola secara maksimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
10/03/2026 | Humas BAZNAS Sumbar

Agenda Pimpinan

Safari Ramadhan 1447 H – Hari ke-5 Ramadhan
Safari Ramadhan 1447 H – Hari ke-5 Ramadhan
BAZNAS Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Waktu: Ramadhan ke-5, 1447 H/ 23 Februari 2026 Lokasi: Kota Bukittinggi Rangkaian Agenda: Mengikuti Rombongan Safari Ramadhan Wakil Gubernur Sumatera BaratPimpinan BAZNAS Sumbar bergabung dalam rombongan Wakil Gubernur Sumatera Barat dalam kegiatan Safari Ramadhan di Kota Bukittinggi sebagai bentuk sinergi kelembagaan dan dukungan terhadap program pemerintah daerah. Kunjungan Lapangan Calon Mustahik Program RTLH Nama: N/A Alamat: Gang Mengkudu 14 , Aur Birugo Tigo Baleh, Kota Bukittinggi. Agenda: Peninjauan langsung kondisi rumah calon penerima manfaat program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai bagian dari proses verifikasi faktual dan asesmen kelayakan bantuan. Pendampingan Pimpinan dan Amil Agenda ini diikuti oleh: Drs. H. Nurman Agus. selaku Wakil Ketua IV; Astepenson, A. Md. selaku Sekretaris dan; Nurhazizah, A. Md. selaku Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat Kegiatan ini merupakan bagian dari misi khusus BAZNAS Sumbar dalam Safari Ramadhan, yakni menindaklanjuti usulan calon mustahik dari Pemerintah Provinsi guna percepatan realisasi bantuan RTLH sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Catatan Redaksi:Kegiatan ini menegaskan komitmen BAZNAS Provinsi Sumatera Barat dalam mengedepankan prinsip verifikasi lapangan dan akuntabilitas dalam setiap program pendayagunaan zakat. Melalui sinergi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kunjungan langsung ke rumah calon mustahik menjadi langkah strategis untuk memastikan bantuan rehabilitasi RTLH tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

23-02-2026 | Humas BAZNAS Sumbar

Safari Ramadhan 1447 H – Hari ke-8 Ramadhan
Safari Ramadhan 1447 H – Hari ke-8 Ramadhan
BAZNAS Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Waktu: Ramadhan ke-8, 1447 H/ 26 Februari 2026 Lokasi; Kota Payakumbuh Rangkaian Agenda: Mengikuti Rombongan Safari Ramadhan Gubernur Sumatera BaratPimpinan BAZNAS Sumbar bergabung dalam rombongan Gubernur Sumatera Barat dalam kegiatan Safari Ramadhan di Kota Payakumbuh sebagai bentuk sinergi kelembagaan dan dukungan terhadap program pemerintah daerah. Kunjungan Lapangan Calon Mustahik Program RTLH Nama: Surya Adi Wibowo Alamat: Kota Payakumbuh. Agenda: Peninjauan langsung kondisi rumah calon penerima manfaat program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai bagian dari proses verifikasi faktual dan asesmen kelayakan bantuan. Pendampingan Pimpinan dan Amil Agenda ini diikuti oleh: Ir. H. Firdaus, M. Si. selaku Wakil Ketua III; Amil Pelaksana beserta sopir BAZNAS Provinsi Sumatera Barat Kegiatan ini merupakan bagian dari misi khusus BAZNAS Sumbar dalam Safari Ramadhan, yakni menindaklanjuti usulan calon mustahik dari Pemerintah Provinsi guna percepatan realisasi bantuan RTLH sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Catatan Redaksi:Kegiatan ini menegaskan komitmen BAZNAS Provinsi Sumatera Barat dalam mengedepankan prinsip verifikasi lapangan dan akuntabilitas dalam setiap program pendayagunaan zakat. Melalui sinergi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kunjungan langsung ke rumah calon mustahik menjadi langkah strategis untuk memastikan bantuan rehabilitasi RTLH tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

26-02-2026 | Humas BAZNAS Sumbar

Safari Ramadhan 1447 H – Hari ke-6 Ramadhan
Safari Ramadhan 1447 H – Hari ke-6 Ramadhan
BAZNAS Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Waktu: Ramadhan ke-6, 1447 H/ 24 Februari 2026 Lokasi; Kabupaten Lima Puluh Kota Rangkaian Agenda: Mengikuti Rombongan Safari Ramadhan Gubernur Sumatera BaratPimpinan BAZNAS Sumbar bergabung dalam rombongan Gubernur Sumatera Barat dalam kegiatan Safari Ramadhan di Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai bentuk sinergi kelembagaan dan dukungan terhadap program pemerintah daerah. Kunjungan Lapangan Calon Mustahik Program RTLH Nama: Afrizal Alamat: Jorong Bumbung, Kel. Situjuah Batua, Kec. Situjuah Limo Nagari, Kab. Lima Puluh Kota. Agenda: Peninjauan langsung kondisi rumah calon penerima manfaat program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai bagian dari proses verifikasi faktual dan asesmen kelayakan bantuan. Pendampingan Pimpinan dan Amil Agenda ini diikuti oleh: Afrianto Korga, S.Pd.I., M. Pd. selaku Wakil Ketua I; Muhammad Afdal, S.Psi. selaku Kepala Pelaksana dan; Amil Pelaksana BAZNAS Provinsi Sumatera Barat Kegiatan ini merupakan bagian dari misi khusus BAZNAS Sumbar dalam Safari Ramadhan, yakni menindaklanjuti usulan calon mustahik dari Pemerintah Provinsi guna percepatan realisasi bantuan RTLH sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Catatan Redaksi:Kegiatan ini menegaskan komitmen BAZNAS Provinsi Sumatera Barat dalam mengedepankan prinsip verifikasi lapangan dan akuntabilitas dalam setiap program pendayagunaan zakat. Melalui sinergi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kunjungan langsung ke rumah calon mustahik menjadi langkah strategis untuk memastikan bantuan rehabilitasi RTLH tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

24-02-2026 | Humas BAZNAS Sumbar

Berita Pendistribusian

BAZNAS Sumbar Salurkan Paket Logistik Keluarga
BAZNAS Sumbar Salurkan Paket Logistik Keluarga
Tanah Datar — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan sembako berupa Paket Logistik Keluarga kepada warga di sejumlah posko pengungsian di Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan pendistribusian bantuan tersebut dilaksanakan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Afrianto Korga, S.Pd.I., M.Pd., bersama Amil Pelaksana BAZNAS Provinsi Sumatera Barat. Bantuan diserahkan secara langsung kepada warga terdampak di Posko Jorong Tanjuang Sawah, Nagari Padang Laweh Malalo, Posko II Koto, Posko Muaro Ambius, serta Posko Muaro Bayiang, Nagari Guguak Malalo. Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari respon cepat BAZNAS Sumbar dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi, khususnya kebutuhan pangan keluarga di masa darurat. Paket Logistik Keluarga yang disalurkan berisi bahan pokok yang diharapkan dapat membantu meringankan beban warga selama masa pemulihan. Selain melakukan pendistribusian sembako, Wakil Ketua I bersama tim juga melakukan monitoring terhadap kondisi dapur air BAZNAS yang beroperasi di Nagari Guguak Malalo. Monitoring ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bersih tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat terdampak bencana. Afrianto Korga menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat terdampak merupakan amanah dari para muzaki yang harus disalurkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Sumbar akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk memastikan penanganan bencana berjalan efektif dan responsif terhadap kebutuhan di lapangan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Sumatera Barat berharap bantuan yang disalurkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga, tetapi juga memberikan semangat dan harapan bagi masyarakat untuk bangkit dan pulih dari dampak bencana yang terjadi. Kontributor: FM Editor: RQ
13/12/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Kolaborasi BAZNAS Sumbar dalam Pendistribusian Bantuan ke TPA Aia Dingin
Kolaborasi BAZNAS Sumbar dalam Pendistribusian Bantuan ke TPA Aia Dingin
Padang — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Barat menyalurkan bantuan program kemanusiaan senilai Rp13 juta kepada 89 mustahik yang tinggal dan bekerja di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Aia Dingin, Kota Padang, pada Sabtu (15/11). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Sumbar untuk memberikan perhatian khusus kepada masyarakat rentan yang hidup dalam kondisi sosial-ekonomi yang memprihatinkan. Penyaluran bantuan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Sumatera Barat, Drs. H. Nurman Agus, bersama Kepala Pelaksana BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, serta didukung oleh sejumlah amil pelaksana pendistribusian yang turun langsung ke lokasi. Dalam sambutannya, Drs. H. Nurman Agus menyampaikan bahwa BAZNAS Sumbar terus berupaya menghadirkan program-program kemanusiaan yang tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan kerentanan tinggi. "Kehadiran kami hari ini adalah bentuk kepedulian BAZNAS Sumbar terhadap saudara-saudara kita di TPA Aia Dingin. Semoga bantuan ini dapat membantu kebutuhan harian mereka dan meringankan beban ekonomi yang sedang mereka hadapi," ujarnya. Sementara itu, Kepala Pelaksana BAZNAS Sumbar menambahkan bahwa bantuan ini merupakan hasil pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat yang dititipkan melalui BAZNAS. Pihaknya berharap semakin banyak muzaki yang ikut berkontribusi sehingga program kemanusiaan dapat menjangkau lebih banyak mustahik di seluruh kabupaten/kota. Mustahik penerima bantuan mengaku sangat terbantu dengan perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Sumbar. Selain memberikan manfaat langsung, kegiatan ini juga mempererat hubungan sosial antara lembaga pengelola zakat dan masyarakat yang berada di garis kemiskinan. Kontributor: M. AfdalEditor: RQ
15/11/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Kisah Adiba dan Kursi Roda Penopang Harapan
Kisah Adiba dan Kursi Roda Penopang Harapan
Hari itu, langkah kaki Joni Afriadi (39) terasa lebih ringan. Sebuah paket bantuan yang ia tunggu-tunggu akhirnya tiba. Bukan tentang materi semata, paket ini membawa beban yang lebih berat: harapan untuk masa depan putri tercintanya, Adiba Uzma Saamiya (3), yang berjuang melawan Celebral Palsy. Bantuan dari BAZNAS Provinsi Sumatera Barat ini adalah secercah cahaya di tengah perjalanan panjang keluarga mereka. Adiba kecil, seperti anak seumurannya, memiliki dunia yang ingin ia jelajahi. Namun, kondisi Celebral Palsy tipe spastik yang dideritanya membelenggu keinginan itu. Otot-ototnya kaku, membatasi geraknya, dan yang paling mengkhawatirkan adalah dampaknya pada pertumbuhan tulang punggungnya. Tanpa penopang yang tepat, postur tubuh Adiba berisiko mengalami kelainan permanen yang dapat menyulitkan hidupnya di kemudian hari. Di balik senyuman manis Adiba, tersembunyi perjuangan hidup yang dijalani keluarganya. Joni Afriadi, sang kepala keluarga, harus menghidupi istri dan kedua anaknya dengan menjadi buruh tidak tetap. Penghasilannya yang tidak menentu bagai roda yang berputar tak pasti, membuat setiap hari adalah perhitungan. Mereka bahkan tidak memiliki rumah sendiri, terpaksa menumpang hidup di rumah nenek di Jalan Kampung Pinang, Kelurahan Kuranji. Retno Zartika Sari (30), istri Joni, dengan tabah menjalani peran sebagai Ibu Rumah Tangga sekaligus perawat utama bagi Adiba. Perhatiannya tercurah hampir sepenuhnya untuk merawat dan melakukan terapi sederhana bagi putri pertamanya itu. Keluarga ini tercatat berdomisili di Koto Luar, Kecamatan Pauh, namun kondisi memaksa mereka untuk tinggal menumpang di Kuranji, menunjukkan betapa rumitnya peta kehidupan yang mereka jalani. Melihat kondisi yang begitu memprihatinkan, BAZNAS Provinsi Sumatera Barat tergerak untuk turun tangan. Bantuan yang didistribusikan pada 21 Oktober 2025 ini difokuskan untuk satu kebutuhan yang sangat krusial: sebuah kursi roda khusus. Kursi roda ini bukan sekadar alat bantu mobilitas, melainkan sebuah alat terapi yang dirancang khusus untuk membantu memperbaiki dan menopang postur tulang punggung Adiba. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kualitas hidupnya. "Dengan kursi roda ini, saya berharap punggung Adiba bisa lebih tegak dan perkembangannya bisa lebih baik. Ini sangat meringankan beban kami," ucap retno dengan suara bergetar penuh syukur. Ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Provinsi Sumatera Barat dan semua pihak yang telah peduli. Bantuan ini tidak hanya meringankan secara finansial, tetapi juga menguatkan mental mereka untuk terus berjuang. Kisah keluarga Joni Afriadi adalah potret nyata dari banyaknya keluarga prasejahtera lainnya yang membutuhkan uluran tangan. Bantuan yang tepat sasaran, seperti kursi roda khusus untuk Adiba, dapat mengubah perjalanan hidup seorang anak. BAZNAS Provinsi Sumatera Barat mengajak seluruh masyarakat untuk terus berbagi dan peduli, karena dari kepedulian inilah, harapan-harapan kecil seperti Adiba bisa terus tumbuh dan suatu hari nanti, mampu berdiri tegak dengan sempurna.#Kontributor: Humas#Editor: RQ
21/10/2025 | Humas BAZNAS Sumbar

Artikel Terbaru

Sedekah kecil, berkahnya besar. Saatnya Sedekah Jumat Berkah
Sedekah kecil, berkahnya besar. Saatnya Sedekah Jumat Berkah
Sedekah kecil, berkahnya besar. Saatnya Sedekah Jumat Berkah.. Yuk berbagi di hari Jumat penuh Berkah! Jangan biarkan hari penuh keberkahan ini berlalu begitu saja. Raih pahala berlipat ganda dengan memberi sedekah di hari yang paling mulia. Rasulullah ? bersabda: "Sedekah di hari Jumat lebih utama dibanding sedekah di hari-hari lainnya." (HR. Ibnu Khuzaimah) Mari tunaikan sedekah ke BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Sedekah yang Bapak/Ibu berikan akan kami salurkan untuk menunjang berbagai program pengentasan kemiskinan. Tunaikan sedekah melalui transfer ke rekening: BANK NAGARI Syariah 71000220286669 BSI 7199009006 BANK MUAMALAT 4210048114 BNI 10011209992 a.n. BAZNAS Provinsi Sumbar Rekening lainnya sumbar.baznas.go.id/rekening Atau melalui link sumbar.baznas.go.id/sedekah Kirimkan bukti transaksi ke Layanan BAZNAS wa.me/6282123444002 Email: [email protected]
17/10/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Optimalkan Hari Spesial: 8 Amalan Sunnah di Hari Jumat yang Penuh Keutamaan
Optimalkan Hari Spesial: 8 Amalan Sunnah di Hari Jumat yang Penuh Keutamaan
Jumat bukan sekadar hari biasa. Dalam tradisi Islam, hari ini memiliki keistimewaan yang sayang untuk dilewatkan. Untuk menyambutnya, terdapat sejumlah amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilaksanakan. Berikut 8 panduan praktis sunnah Jumat yang dapat menghidupkan keutamaan hari tersebut: Mandi Sebelum Sholat Jumat: Menyucikan diri secara lahir dan batin sebelum menunaikan ibadah. Memperbanyak Berdoa: Memanfaatkan waktu mustajab, terutama di akhir siang setelah Ashar. Bersegera ke Masjid: Berangkat lebih awal untuk mendapatkan shaf depan dan pahala yang lebih besar. Pakaian Terbaik & Bersih: Menghormati kemuliaan hari dan tempat ibadah dengan penampilan yang rapi. Menggunakan Minyak Wangi: Menyempurnakan kebersihan diri dan menciptakan kenyamanan di masjid. Potong Kuku, Bersiwak, & Cukur Kumis: Merupakan bagian dari fitrah dan kebersihan personal yang sangat dianjurkan. Membaca Surat Al-Kahfi: Membaca surat ini di malam atau hari Jumat dapat menerangi hidup dengan cahaya ilahi. Memperbanyak Shalawat Nabi: Bukti cinta kepada Rasulullah SAW dan amalan yang mendatangkan syafaat. Dengan mengamalkan sunnah-sunnah ini, kita tidak hanya menjalankan ritual, tetapi juga memaknai Jumat sebagai momentum untuk peningkatan spiritual dan kebersihan diri. Tunaikan sedekah melalui transfer ke rekening: BANK NAGARI Syariah 71000220286669 BSI 7199009006 BANK MUAMALAT 4210048114 BNI 10011209992 a.n. BAZNAS Provinsi Sumbar Rekening lainnya sumbar.baznas.go.id/rekening Atau melalui link sumbar.baznas.go.id/sedekah Kirimkan bukti transaksi ke Layanan BAZNAS wa.me/6282123444002 Email: [email protected] #SunnahJumat #HariJumat #AmalanSunnah #MuslimSehat #Spiritualitas
17/10/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Hidupkan Jumatmu dengan Sedekah terbaik hari ini
Hidupkan Jumatmu dengan Sedekah terbaik hari ini
Jangan biarkan hari penuh keberkahan ini berlalu begitu saja. Raih pahala berlipat ganda dengan memberi sedekah di hari yang paling mulia. Rasulullah ? bersabda: "Sedekah di hari Jumat lebih utama dibanding sedekah di hari-hari lainnya." (HR. Ibnu Khuzaimah) Mari tunaikan sedekah ke BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Sedekah yang Bapak/Ibu berikan akan kami salurkan untuk menunjang berbagai program pengentasan kemiskinan. Tunaikan sedekah melalui transfer ke rekening: BANK NAGARI Syariah 71000220286669 BSI 7199009006 BNI 10011209992 a.n. BAZNAS Provinsi Sumbar Rekening lainnya sumbar.baznas.go.id/rekening Atau melalui link sumbar.baznas.go.id/bayarzakat Kirimkan bukti transaksi ke Layanan BAZNAS wa.me/6282123444002 Email: [email protected]
19/09/2025 | Humas BAZNAS Sumbar

BAZNAS TV

RAKORDA BAZNAS Tahun 2025

Penulis: Humas BAZNAS SB

BAZNAS Award Tahun 2025

Penulis: Humas BAZNAS SB