
Berita Terkini
BAZNAS RI Terus Beroperasi Dapur Umum di Palembayan Sumbar, Melayani Ribuan Porsi Makanan bagi Para Korban Bencana
BAZNAS RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) terus mengoperasikan Dapur Umum di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, untuk memastikan kebutuhan pangan para penyintas bencana banjir dan tanah longsor tercukupi setiap hari selama masa tanggap darurat.Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, menyatakan bahwa sejak kejadian bencana, BAZNAS langsung mengaktifkan dapur umum di beberapa titik terdampak, termasuk di Palembayan. Layanan tersebut terus beroperasi guna memastikan ketersediaan makanan bagi warga yang terdampak. "Dapur umum ini menjadi tempat terpercaya bagi para penyintas yang masih berada di tempat pengungsian, sehingga kami menjamin pasokan makanan tetap berjalan," ujar Saidah. Ia juga menambahkan bahwa tim BAZNAS telah membagikan 1.100 porsi makanan siap saji setiap harinya di Palembayan, dan jumlah ini akan terus bertambah sesuai dengan kebutuhan masyarakat.Saidah mengatakan bahwa ribuan warga di beberapa titik pengungsian di Palembayan belum bisa kembali ke rumah karena kerusakan dan risiko longsor susulan, sehingga keberadaan dapur umum menjadi layanan penting dalam masa tanggap darurat. Meskipun medan sulit dan cuaca buruk, tim BTB tetap berupaya menyalurkan bantuan ke lokasi terdampak. "Kendala akses jalan yang tertutup longsor tak menghentikan langkah tim BTB untuk menjangkau area terdampak demi mendistribusikan bantuan dengan merata," kata Saidah.Menurut Saidah, penggunaan dana zakat dalam penanggulangan bencana merupakan bagian dari program distribusi yang telah ditetapkan BAZNAS RI, khususnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak dengan prioritas utama adalah mendukung layanan dapur umum di Palembayan. Ia menegaskan bahwa pemantauan kebutuhan masyarakat dilakukan setiap hari agar bantuan yang disalurkan tetap sesuai dengan kondisi di lapangan. "Data terkini dari para penyintas menjadi acuan dalam penyesuaian layanan dapur umum agar lebih efektif," ujar Saidah.Saidah menambahkan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terbaik kepada korban bencana dengan memastikan distribusi pangan merata. "Upaya ini bertujuan untuk meringankan penderitaan masyarakat dan mempercepat pemulihan di Palembayan," katanya. Dapur umum akan beroperasi selama masa tanggap darurat berlangsung dengan kolaborasi yang erat antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan mitra kemanusiaan untuk memastikan bantuan terus tersedia secara berkelanjutan.Sebelumnya, BAZNAS telah menyalurkan bantuan kemanusiaan di Sumatera Barat, termasuk bantuan evakuasi, dapur umum, dapur air, dan logistik untuk para korban bencana.
11/12/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS Bahas Penguatan Tata Kelola Zakat Menuju 2045 dalam ICONZ 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat tata kelola zakat sebagai fondasi ekonomi syariah nasional melalui Plenary Session 2 dan 3 The 9th International Conference on Zakat (ICONZ) yang digelar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (10/12/2025).
Konferensi internasional ini menghadirkan pakar, praktisi, serta otoritas zakat dari berbagai negara guna membahas arah pengelolaan zakat dalam dinamika sosial dan ekonomi global.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, memaparkan strategi penguatan riset dan perencanaan zakat nasional sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan. Ia menekankan pentingnya tata kelola zakat yang sesuai prinsip syariah dan regulasi, sekaligus memperkuat persatuan bangsa.
“Setiap aktivitas penghimpunan dan pendistribusian zakat harus aman secara syariah, regulasi, dan bagi NKRI,” ujarnya merujuk pada prinsip 3 Aman.
Dalam paparannya, Prof. Zainulbahar turut menyoroti potensi zakat nasional yang mencapai Rp327 triliun. Potensi tersebut dinilainya mampu menjadi motor penggerak pembangunan apabila dikelola secara terpadu dan optimal. “Zakat memiliki peran strategis tidak hanya untuk pemerataan, tetapi juga sebagai fondasi pembangunan jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Ia juga memperkenalkan National Zakat Index (NZI) sebagai alat ukur efektivitas pengelolaan zakat. Saat ini, NZI telah diimplementasikan di 16 provinsi dan 173 kabupaten/kota, yang menunjukkan semakin kuatnya integrasi zakat dalam perencanaan pembangunan daerah. BAZNAS menilai capaian ini sebagai langkah penting dalam mensinergikan kebijakan publik dengan filantropi Islam.
Dari perspektif kawasan ASEAN, Manajer PPZ dan Direktur Akademi Zakat Kuala Lumpur, Dr. Muhsin Nor Paizin, memaparkan pentingnya standardisasi tata kelola zakat antarnegara. Ia menjelaskan keberhasilan Malaysia menerapkan tata kelola terdesentralisasi dengan standar nasional yang seragam melalui digitalisasi dan harmonisasi SOP. “Harmonisasi bukan berarti sentralisasi. Yang dibutuhkan adalah keseragaman istilah, indikator, dan prosedur dasar,” jelasnya.
Menurut Dr. Muhsin, digitalisasi zakat di Malaysia berhasil mendorong 70%–80% pembayaran zakat secara cashless. Capaian ini dinilai dapat menjadi rujukan negara-negara ASEAN dalam meningkatkan layanan publik berbasis syariah. Ia juga mengusulkan konsep “Zakat as Micro-Stabiliser” sebagai bagian dari agenda ketahanan sosial ASEAN 2045.
Sementara itu, Zakat Operations Lead Islamic Relief Worldwide dan pendiri Zamil Consultancy, Mawlana Adil Bader, menyoroti tantangan pengelolaan zakat di negara-negara diaspora Muslim, khususnya di Eropa dan Amerika Utara. Ketiadaan otoritas zakat negara menyebabkan lembaga kemanusiaan berperan sebagai pengelola zakat. “Dalam konteks diaspora, NGO menjadi naib, menggantikan peran negara. Karena itu governance dan akuntabilitas menjadi kunci legitimasi,” ujarnya.
Mawlana Adil juga mendorong peningkatan kerja sama internasional dalam penguatan kapasitas SDM zakat melalui pelatihan teknis serta penyusunan standar global yang tetap menghargai konteks lokal. Ia menilai Indonesia dan Malaysia memiliki posisi strategis sebagai negara dengan ekosistem zakat yang paling berkembang di dunia Muslim.
Keseluruhan sesi pleno ini menunjukkan bahwa zakat kini dipandang sebagai instrumen strategis pembangunan sosial global, melampaui fungsi filantropi tradisional. Baik negara dengan otoritas zakat kuat seperti Indonesia dan Malaysia, maupun komunitas diaspora di Barat, menghadapi tantangan berbeda namun berbagi visi mewujudkan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak.
Melalui ICONZ 2025, BAZNAS RI berharap terbangun kolaborasi lintas negara yang lebih luas, khususnya dalam harmonisasi standar, riset, dan pengembangan sistem zakat modern. Dengan dukungan para pakar dan lembaga zakat internasional, Indonesia meneguhkan posisinya sebagai salah satu pusat rujukan global dalam inovasi tata kelola zakat menuju Zakat Roadmap 2045.
Kontributor: BAZNASEditor: RQ
11/12/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Menag RI Buka ICONZ ke-9: BAZNAS Tegaskan Peran Zakat dalam Aksi Kemanusiaan Global dan Kesejahteraan Umat
Jakarta — Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., meresmikan pembukaan The 9th International Conference on Zakat (ICONZ) yang digelar BAZNAS RI bekerja sama dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Acara berlangsung di Auditorium Harun Nasution, Rabu (10/12/2025).
Konferensi internasional dengan tema “Zakat & Philanthropy: Beyond Technology – Designing a Global Transform for Humanity and Shared Prosperity” ini menjadi ajang penting untuk memperkuat kontribusi zakat dalam misi kemanusiaan global dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kurang mampu.
Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin menegaskan bahwa zakat dan filantropi Islam tidak hanya merupakan kewajiban ibadah, tetapi juga bagian esensial dari pembangunan dunia.
“Zakat adalah fondasi kita, sedangkan filantropi berbasis iman merupakan kekuatan kolektif umat. Melalui ICONZ ke-9, kita bersama merancang paradigma baru yang mengintegrasikan inovasi digital dengan nilai kemanusiaan dan tanggung jawab spiritual,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa konferensi ini diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif bagi pengambil kebijakan dan pelaksana program zakat. “Kita memerlukan peta jalan yang komprehensif agar dampak zakat semakin terasa bagi masyarakat,” katanya.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa ICONZ ke-9 menegaskan posisi Indonesia sebagai pusat kajian dan gerakan zakat dunia. BAZNAS, katanya, terus berkomitmen menghadirkan zakat sebagai instrumen perubahan sosial dan kemanusiaan, baik secara nasional maupun global.
“Seluruh agenda kami bertujuan memberikan perlindungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan fakir miskin. ICONZ memperluas jejaring global agar zakat semakin efektif menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan,” terangnya.
Ia menekankan bahwa forum ini menjadi komitmen nyata BAZNAS untuk memastikan isu perlindungan dan pemberdayaan fakir miskin tetap menjadi prioritas dalam tata kelola zakat internasional. “Dunia membutuhkan model pengelolaan zakat yang kuat dan inklusif. ICONZ menjadi ruang bagi lahirnya konsensus global tersebut,” jelasnya.
Penyelenggaraan ICONZ tahun ini diikuti para pembicara dari berbagai negara, termasuk Malaysia, Turkiye, Arab Saudi, Qatar, Brunei Darussalam, Bangladesh, Nigeria, Yordania, Amerika Serikat, Inggris, Selandia Baru, Filipina, serta beberapa negara Afrika. Kehadiran lembaga filantropi lintas agama seperti Buddha Tzu Chi Foundation turut mempertegas semangat kemanusiaan universal dan kerja sama lintas keyakinan.
Konferensi yang berlangsung pada 9–11 Desember 2025 ini membahas berbagai isu penting, mulai dari penguatan tata kelola zakat internasional, integrasi zakat dalam kebijakan sosial negara, inovasi digital dan kecerdasan buatan pada sistem zakat, hingga praktik terbaik filantropi global dalam penanggulangan kemiskinan dan krisis kemanusiaan.
Acara tersebut turut dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Dr. Zainulbahar Noor SE, M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan M.Si., CFRM., Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, MA., Ph.D., Ketua BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Dr. Akhmad H. Abubakar, M.M., serta sejumlah akademisi dan undangan.
ICONZ ke-9 terselenggara berkat kolaborasi BAZNAS RI, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Kementerian Agama, serta dukungan berbagai institusi seperti PT Bank Syariah Indonesia, BSI Maslahat, Rumah Zakat, Transjakarta, INDEF, Universitas Tazkia, Universitas Paramadina, KNEKS, IAEI, dan Indiana University.
Kontributor:BAZNASEditor: RQ
10/12/2025 | BAZNAS RI
Agenda Pimpinan

BAZNAS Sumbar Sosialisasikan Pengelolaan Zakat di Lingkungan Peradilan se-Sumatera Barat
Padang — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Barat sedang melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Zakat di lingkungan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pengadilan Tinggi Padang serta seluruh Pengadilan Negeri se-Sumatera Barat. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid dan dipusatkan di Aula Pengadilan Tinggi Padang, Selasa (30/12/2025).
Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman serta optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan pengadilan tinggi, sekaligus mempererat sinergi antara BAZNAS dengan institusi peradilan dalam mendukung pengelolaan zakat yang transparan, profesional, dan akuntabel.
Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. Buchari M., M.Ag., hadir sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya peran strategis UPZ di lingkungan Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri dalam mendukung penghimpunan zakat aparatur peradilan guna memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan.
“Kehadiran UPZ di lingkungan peradilan memiliki posisi yang sangat strategis. Dengan tata kelola yang baik dan sesuai regulasi, zakat yang dihimpun dapat menjadi instrumen pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi umat,” ujar Buchari.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pelaksana BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, yakni Afrianto Korga, S.Pd.I., M.Pd. selaku Wakil Ketua I, Ir. H. Firdaus, M.Si. selaku Wakil Ketua III, dan Drs. H. Nurman Agus selaku Wakil Ketua IV. Hadir pula Kepala Pelaksana BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Afdal, S.Psi., beserta Amil Pelaksana Bagian Pengumpulan.
Melalui sosialisasi ini, BAZNAS Provinsi Sumatera Barat berharap seluruh UPZ di lingkungan peradilan dapat semakin memahami mekanisme pengelolaan zakat yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, serta mampu mengoptimalkan potensi zakat guna mendukung program-program pendistribusian dan pendayagunaan zakat di Sumatera Barat.
#Kontributor: FMEditor: RQ
30-12-2025 | Humas BAZNAS Sumbar

BAZNAS Sumatera Barat Lakukan Monitoring dan Evaluasi Pasca Bencana di Kabupaten Solok
Kabupaten Solok, 20 Desember 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Barat melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi pasca bencana di Kabupaten Solok guna memastikan penanganan dan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana berjalan efektif, terkoordinasi, dan tepat sasaran.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini dilakukan dengan meninjau langsung kondisi di lapangan serta perkembangan penanganan pasca bencana yang dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Solok. Saat ini, BAZNAS Kabupaten Solok memfokuskan penyaluran bantuan pada pemenuhan kebutuhan pangan berupa paket sembako bagi masyarakat terdampak, sebagai langkah awal untuk membantu meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Selain bantuan pangan, BAZNAS Kabupaten Solok juga tengah mempersiapkan penyaluran bantuan air bersih sebagai tahap lanjutan penanganan pasca bencana. Ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan mendesak yang perlu segera dipenuhi demi menjaga kesehatan dan keberlangsungan aktivitas masyarakat terdampak.
Pimpinan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Ir. H. Firdaus, M.Si, dalam kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS di lokasi bencana merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen dalam memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara BAZNAS provinsi, kabupaten, serta seluruh pemangku kepentingan agar penanganan pasca bencana dapat berjalan optimal.
Lebih lanjut, Ir. H. Firdaus, M.Si berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga, dunia usaha, maupun masyarakat luas, untuk bersama-sama membantu dan berdonasi bagi masyarakat yang terdampak bencana di Kabupaten Solok. Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pasca bencana.
BAZNAS Provinsi Sumatera Barat berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, melakukan pendampingan, serta memastikan amanah para donatur tersalurkan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.#Kontributor: FMEditor: RQ
20-12-2025 | Humas BAZNAS Sumbar

Pimpinan BAZNAS Sumbar Hadiri Peresmian Gedung MUI di Masjid Raya SAKA
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Barat menghadiri undangan Peresmian Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Barat yang berlokasi di kawasan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi (SAKA), Padang, Senin (29/12/2025). Kehadiran tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memperkuat sinergi kelembagaan keumatan di Sumatera Barat.
Peresmian gedung MUI ini menjadi momentum penting dalam penguatan peran ulama sebagai mitra strategis pemerintah dan lembaga keagamaan dalam menjaga nilai-nilai keislaman, persatuan umat, serta pembangunan daerah yang berlandaskan prinsip syariah. Gedung yang berada di kawasan strategis Masjid Raya tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas keulamaan dan rujukan umat di Sumatera Barat.
Gubernur Sumatera Barat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terwujudnya pembangunan Gedung MUI sebagai simbol penguatan institusi keagamaan di Ranah Minang. Ia menegaskan bahwa kawasan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi akan terus dikembangkan sebagai pusat peradaban Islam dan kegiatan keumatan di Sumatera Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Barat juga mengungkapkan rencana Pemerintah Provinsi terkait pengembangan kawasan Masjid Raya ke depan. “Pemerintah Provinsi juga sudah merencanakan untuk pembangunan terkait Gedung BAZNAS nantinya di kawasan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Sumatera Barat,” ujar Gubernur, yang disambut positif oleh para undangan.
Pimpinan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat menyambut baik rencana tersebut dan menilai hal itu sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Keberadaan Gedung BAZNAS di kawasan Masjid Raya nantinya diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat kolaborasi antara ulama, umara, dan lembaga pengelola zakat.
Peresmian Gedung MUI Sumatera Barat ini sekaligus menjadi penanda kuatnya komitmen bersama antara pemerintah daerah, ulama, dan lembaga keagamaan dalam membangun Sumatera Barat yang religius, berkeadilan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
#Kontrobutor: FMEditor: RQ
29-12-2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Berita Pendistribusian

Kolaborasi BAZNAS Sumbar dalam Pendistribusian Bantuan ke TPA Aia Dingin
Padang — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Barat menyalurkan bantuan program kemanusiaan senilai Rp13 juta kepada 89 mustahik yang tinggal dan bekerja di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Aia Dingin, Kota Padang, pada Sabtu (15/11). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Sumbar untuk memberikan perhatian khusus kepada masyarakat rentan yang hidup dalam kondisi sosial-ekonomi yang memprihatinkan.
Penyaluran bantuan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Sumatera Barat, Drs. H. Nurman Agus, bersama Kepala Pelaksana BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, serta didukung oleh sejumlah amil pelaksana pendistribusian yang turun langsung ke lokasi.
Dalam sambutannya, Drs. H. Nurman Agus menyampaikan bahwa BAZNAS Sumbar terus berupaya menghadirkan program-program kemanusiaan yang tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan kerentanan tinggi.
"Kehadiran kami hari ini adalah bentuk kepedulian BAZNAS Sumbar terhadap saudara-saudara kita di TPA Aia Dingin. Semoga bantuan ini dapat membantu kebutuhan harian mereka dan meringankan beban ekonomi yang sedang mereka hadapi," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BAZNAS Sumbar menambahkan bahwa bantuan ini merupakan hasil pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat yang dititipkan melalui BAZNAS. Pihaknya berharap semakin banyak muzaki yang ikut berkontribusi sehingga program kemanusiaan dapat menjangkau lebih banyak mustahik di seluruh kabupaten/kota.
Mustahik penerima bantuan mengaku sangat terbantu dengan perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Sumbar. Selain memberikan manfaat langsung, kegiatan ini juga mempererat hubungan sosial antara lembaga pengelola zakat dan masyarakat yang berada di garis kemiskinan.
Kontributor: M. AfdalEditor: RQ
15/11/2025 | Humas BAZNAS Sumbar

Kisah Adiba dan Kursi Roda Penopang Harapan
Hari itu, langkah kaki Joni Afriadi (39) terasa lebih ringan. Sebuah paket bantuan yang ia tunggu-tunggu akhirnya tiba. Bukan tentang materi semata, paket ini membawa beban yang lebih berat: harapan untuk masa depan putri tercintanya, Adiba Uzma Saamiya (3), yang berjuang melawan Celebral Palsy. Bantuan dari BAZNAS Provinsi Sumatera Barat ini adalah secercah cahaya di tengah perjalanan panjang keluarga mereka.
Adiba kecil, seperti anak seumurannya, memiliki dunia yang ingin ia jelajahi. Namun, kondisi Celebral Palsy tipe spastik yang dideritanya membelenggu keinginan itu. Otot-ototnya kaku, membatasi geraknya, dan yang paling mengkhawatirkan adalah dampaknya pada pertumbuhan tulang punggungnya. Tanpa penopang yang tepat, postur tubuh Adiba berisiko mengalami kelainan permanen yang dapat menyulitkan hidupnya di kemudian hari.
Di balik senyuman manis Adiba, tersembunyi perjuangan hidup yang dijalani keluarganya. Joni Afriadi, sang kepala keluarga, harus menghidupi istri dan kedua anaknya dengan menjadi buruh tidak tetap. Penghasilannya yang tidak menentu bagai roda yang berputar tak pasti, membuat setiap hari adalah perhitungan. Mereka bahkan tidak memiliki rumah sendiri, terpaksa menumpang hidup di rumah nenek di Jalan Kampung Pinang, Kelurahan Kuranji.
Retno Zartika Sari (30), istri Joni, dengan tabah menjalani peran sebagai Ibu Rumah Tangga sekaligus perawat utama bagi Adiba. Perhatiannya tercurah hampir sepenuhnya untuk merawat dan melakukan terapi sederhana bagi putri pertamanya itu. Keluarga ini tercatat berdomisili di Koto Luar, Kecamatan Pauh, namun kondisi memaksa mereka untuk tinggal menumpang di Kuranji, menunjukkan betapa rumitnya peta kehidupan yang mereka jalani.
Melihat kondisi yang begitu memprihatinkan, BAZNAS Provinsi Sumatera Barat tergerak untuk turun tangan. Bantuan yang didistribusikan pada 21 Oktober 2025 ini difokuskan untuk satu kebutuhan yang sangat krusial: sebuah kursi roda khusus. Kursi roda ini bukan sekadar alat bantu mobilitas, melainkan sebuah alat terapi yang dirancang khusus untuk membantu memperbaiki dan menopang postur tulang punggung Adiba. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kualitas hidupnya.
"Dengan kursi roda ini, saya berharap punggung Adiba bisa lebih tegak dan perkembangannya bisa lebih baik. Ini sangat meringankan beban kami," ucap retno dengan suara bergetar penuh syukur. Ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Provinsi Sumatera Barat dan semua pihak yang telah peduli. Bantuan ini tidak hanya meringankan secara finansial, tetapi juga menguatkan mental mereka untuk terus berjuang.
Kisah keluarga Joni Afriadi adalah potret nyata dari banyaknya keluarga prasejahtera lainnya yang membutuhkan uluran tangan. Bantuan yang tepat sasaran, seperti kursi roda khusus untuk Adiba, dapat mengubah perjalanan hidup seorang anak. BAZNAS Provinsi Sumatera Barat mengajak seluruh masyarakat untuk terus berbagi dan peduli, karena dari kepedulian inilah, harapan-harapan kecil seperti Adiba bisa terus tumbuh dan suatu hari nanti, mampu berdiri tegak dengan sempurna.#Kontributor: Humas#Editor: RQ
21/10/2025 | Humas BAZNAS Sumbar

BAZNAS SUMBAR Bantu Pulangkan Warga Jawa Barat Yang Terdampar di Padang
PADANG – Seorang warga Jawa Barat, Erwin Syamsudin (53), terdampar dan memerlukan uluran tangan untuk dapat pulang ke keluarganya di Kota Bekasi setelah menghabiskan beberapa hari dalam kondisi terlantar di Kota Padang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria kelahiran Jakarta saat ini sangat berharap dapat segera kembali ke alamatnya di Jalan Bina Lontar I No.77, Kelurahan Jatiwaringin, Provinsi Jawa Barat.
Bapak Erwin disebutkan telah berada dalam kondisi terlantar di wilayah Padang selama beberapa hari. Keinginannya untuk segera bersatu kembali dengan keluarga di rumah menjadi motivasi utamanya mencari pertolongan.
Saat ini, pihak yang berwenang atau lembaga sosial yang menangani telah dihubungi untuk mendata dan memverifikasi kondisi Bapak Erwin. Bantuan yang dibutuhkan terutama adalah biaya transportasi dan dukungan logistik untuk memastikan kepulangannya ke Jawa Barat dapat berlangsung dengan lancar dan aman.
Upaya pendistribusian bantuan dan koordinasi untuk kepulangan Bapak Erwin di serahkan ke BAZNAS Provinsi Sumatera Barat. Setelah melalui pendataan dan kelengkapan administrasi yang diperlukan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat memberikan bantuan berupa ongkos dan sedikit uang untuk makan di jalan dan di antarkan ke loket bus terdekat, harapannya dengan bantuan tersebut Bapak Erwin dapat segera berkumpul kembali dengan keluaga dan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat telah membantu mengurangi jumlah orang terlanar di Kota Padang.#Humas BAZNAS
10/10/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Artikel Terbaru
Sedekah kecil, berkahnya besar. Saatnya Sedekah Jumat Berkah
Sedekah kecil, berkahnya besar. Saatnya Sedekah Jumat Berkah..
Yuk berbagi di hari Jumat penuh Berkah!
Jangan biarkan hari penuh keberkahan ini berlalu begitu saja.
Raih pahala berlipat ganda dengan memberi sedekah di hari yang paling mulia.
Rasulullah ? bersabda:
"Sedekah di hari Jumat lebih utama dibanding sedekah di hari-hari lainnya."
(HR. Ibnu Khuzaimah)
Mari tunaikan sedekah ke BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Sedekah yang Bapak/Ibu berikan akan kami salurkan untuk menunjang berbagai program pengentasan kemiskinan.
Tunaikan sedekah melalui transfer ke rekening:
BANK NAGARI Syariah 71000220286669
BSI 7199009006
BANK MUAMALAT 4210048114
BNI 10011209992
a.n. BAZNAS Provinsi Sumbar
Rekening lainnya sumbar.baznas.go.id/rekening
Atau melalui link sumbar.baznas.go.id/sedekah
Kirimkan bukti transaksi ke Layanan BAZNAS
wa.me/6282123444002
Email: [email protected]
17/10/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Optimalkan Hari Spesial: 8 Amalan Sunnah di Hari Jumat yang Penuh Keutamaan
Jumat bukan sekadar hari biasa. Dalam tradisi Islam, hari ini memiliki keistimewaan yang sayang untuk dilewatkan. Untuk menyambutnya, terdapat sejumlah amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilaksanakan.
Berikut 8 panduan praktis sunnah Jumat yang dapat menghidupkan keutamaan hari tersebut:
Mandi Sebelum Sholat Jumat: Menyucikan diri secara lahir dan batin sebelum menunaikan ibadah.
Memperbanyak Berdoa: Memanfaatkan waktu mustajab, terutama di akhir siang setelah Ashar.
Bersegera ke Masjid: Berangkat lebih awal untuk mendapatkan shaf depan dan pahala yang lebih besar.
Pakaian Terbaik & Bersih: Menghormati kemuliaan hari dan tempat ibadah dengan penampilan yang rapi.
Menggunakan Minyak Wangi: Menyempurnakan kebersihan diri dan menciptakan kenyamanan di masjid.
Potong Kuku, Bersiwak, & Cukur Kumis: Merupakan bagian dari fitrah dan kebersihan personal yang sangat dianjurkan.
Membaca Surat Al-Kahfi: Membaca surat ini di malam atau hari Jumat dapat menerangi hidup dengan cahaya ilahi.
Memperbanyak Shalawat Nabi: Bukti cinta kepada Rasulullah SAW dan amalan yang mendatangkan syafaat.
Dengan mengamalkan sunnah-sunnah ini, kita tidak hanya menjalankan ritual, tetapi juga memaknai Jumat sebagai momentum untuk peningkatan spiritual dan kebersihan diri.
Tunaikan sedekah melalui transfer ke rekening:
BANK NAGARI Syariah 71000220286669
BSI 7199009006
BANK MUAMALAT 4210048114
BNI 10011209992
a.n. BAZNAS Provinsi Sumbar
Rekening lainnya sumbar.baznas.go.id/rekening
Atau melalui link sumbar.baznas.go.id/sedekah
Kirimkan bukti transaksi ke Layanan BAZNAS
wa.me/6282123444002
Email: [email protected]
#SunnahJumat #HariJumat #AmalanSunnah #MuslimSehat #Spiritualitas
17/10/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Hidupkan Jumatmu dengan Sedekah terbaik hari ini
Jangan biarkan hari penuh keberkahan ini berlalu begitu saja.
Raih pahala berlipat ganda dengan memberi sedekah di hari yang paling mulia.
Rasulullah ? bersabda:
"Sedekah di hari Jumat lebih utama dibanding sedekah di hari-hari lainnya."
(HR. Ibnu Khuzaimah)
Mari tunaikan sedekah ke BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Sedekah yang Bapak/Ibu berikan akan kami salurkan untuk menunjang berbagai program pengentasan kemiskinan.
Tunaikan sedekah melalui transfer ke rekening:
BANK NAGARI Syariah 71000220286669
BSI 7199009006
BNI 10011209992
a.n. BAZNAS Provinsi Sumbar
Rekening lainnya sumbar.baznas.go.id/rekening
Atau melalui link sumbar.baznas.go.id/bayarzakat
Kirimkan bukti transaksi ke Layanan BAZNAS
wa.me/6282123444002
Email: [email protected]
19/09/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
BAZNAS TV
RAKORDA BAZNAS Tahun 2025
Penulis: Humas BAZNAS SB
BAZNAS Award Tahun 2025
Penulis: Humas BAZNAS SB














