WhatsApp Icon

BAZNAS RI Salurkan Santunan kepada 15 Keluarga Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi

29/04/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Sumbar

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS RI Salurkan Santunan kepada 15 Keluarga Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi

Dokumentasi BAZNAS RI

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan santunan kepada 15 keluarga korban meninggal dunia akibat kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Bantuan tersebut diberikan sebagai wujud kepedulian dan upaya untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

 

Sebelumnya, BAZNAS RI juga telah menurunkan tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama tim Rumah Sehat BAZNAS (RSB) sejak awal kejadian untuk membantu proses evakuasi korban serta memberikan pertolongan medis awal sebelum para korban dirujuk ke rumah sakit terdekat. Selain itu, berbagai dukungan lain turut disalurkan, mulai dari layanan kesehatan, mobil ambulans, hingga bantuan logistik berupa makanan ringan dan air minum bagi para korban kecelakaan.

 

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah tersebut. Ia menegaskan bahwa BAZNAS memiliki tanggung jawab untuk hadir membantu masyarakat, termasuk dalam situasi darurat melalui unit tanggap bencana yang dimiliki BAZNAS.

 

“Untuk korban yang meninggal dunia berjumlah 15 orang, kami memberikan santunan kepada masing-masing keluarga sebesar Rp3 juta,” ujar Sodik saat menghadiri prosesi pemakaman korban kecelakaan di TPU Karet Bivak, Jakarta, Selasa (28/4/2026).

 

Ia menambahkan, BAZNAS sebagai lembaga yang memiliki misi kemanusiaan telah membentuk unit tanggap bencana yang siap bergerak setiap saat. Tahun ini, BAZNAS juga memperkuat layanan tersebut dengan menambah unit tanggap duafa guna memberikan respons yang lebih cepat dan komprehensif terhadap berbagai kondisi darurat.

 

“Dalam setiap peristiwa bencana, begitu kejadian terjadi, kami secara otomatis mengirimkan berbagai bentuk dukungan yang diperlukan di lapangan,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Sodik menyampaikan bahwa selain santunan bagi keluarga korban meninggal dunia, BAZNAS juga menyalurkan bantuan kepada korban lain yang terdampak oleh peristiwa tersebut.

 

Ia juga menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya berhenti pada tahap awal penanganan. BAZNAS membuka peluang untuk memberikan dukungan lanjutan, terutama bagi anak-anak yatim yang terdampak dan membutuhkan perhatian lebih.

 

Menurutnya, BAZNAS memiliki beragam program yang dapat disinergikan sesuai kebutuhan di lapangan, mulai dari bantuan tanggap bencana, layanan kesehatan terpadu, perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu), bantuan perumahan, pendidikan, hingga program pemberdayaan usaha kecil bagi keluarga terdampak.

 

“Apabila terdapat anak yatim dan kondisi tempat tinggalnya tidak layak, maka kami akan memberikan bantuan secara menyeluruh,” ujar Sodik.

 

Ia juga memastikan bahwa tim BAZNAS telah berada di lokasi sejak awal kejadian dan akan terus memberikan dukungan hingga seluruh proses penanganan selesai. “Sebagai tambahan, sebelumnya kami hanya memiliki tim tanggap bencana, namun kini telah diperkuat dengan tim tanggap duafa,” tambahnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur DKI Jakarta, H. Rano Karno, S.IP., menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan berbagai unsur untuk membantu penanganan dampak kecelakaan di Bekasi, di antaranya BAZNAS, Damkar, BNPB Jakarta, serta PMI.

 

“Sejak malam kejadian saya langsung memerintahkan jajaran di Jakarta untuk membantu Bekasi. Terkait kompensasi atau bantuan kepada keluarga korban, Insya Allah sudah berjalan, khususnya bagi warga DKI Jakarta. BAZNAS juga telah memberikan bantuan. Dalam kondisi seperti ini, kita tentu hadir memberikan dukungan, termasuk hingga proses pemakaman,” ujar Rano.

 

Sementara itu, Halimah, anak dari salah satu korban kecelakaan yang juga merupakan istri dari amil BAZNAS RI, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS kepada keluarganya.

 

Dalam peristiwa tersebut, salah satu korban bernama Nuryati (65) diketahui meninggalkan delapan orang anak dan enam orang cucu.

 

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan, mulai dari penyediaan ambulans hingga santunan uang duka. Terima kasih juga atas kunjungan serta perhatian yang diberikan kepada keluarga kami,” ungkap Halimah.

 

Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap para korban, BAZNAS Provinsi Sumatera Barat juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah tersebut. BAZNAS Provinsi Sumatera Barat turut mendoakan agar para korban yang wafat mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Selain itu, BAZNAS Sumatera Barat juga menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah kemanusiaan yang dilakukan BAZNAS RI dalam membantu para korban dan keluarga terdampak.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Sumatera Barat.

Lihat Daftar Rekening →