BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Kantor Digital, Tingkatkan Transparansi dan Layanan Zakat Nasional
25/09/2025 | Penulis: Humas BAZNAS Sumbar
Dokumentasi BAZNAS
BAZNAS RI terus berupaya memperkuat layanan zakat berbasis teknologi dengan mengoptimalkan program Kantor Digital. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan layanan yang lebih transparan dan modern, sekaligus mendorong BAZNAS daerah agar aktif menggunakan platform digital dalam pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Nadratuzzaman Hosen, menyatakan bahwa perkembangan Kantor Digital menunjukkan tren positif dengan adanya peningkatan yang signifikan pada publikasi berita dan donasi. Beliau menekankan bahwa optimalisasi ini bukan sekadar tentang teknologi, tetapi juga tentang bagaimana Kantor Digital dapat menjadi alat pelayanan yang merata, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan para pembayar zakat (muzaki) dan penerima manfaat (mustahik) di seluruh Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam Pengajian Selasa Pagi yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI.
Prof. Nadra menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk memanfaatkan Kantor Digital sebagai instrumen utama transformasi digital menuju lembaga zakat yang modern, inovatif, amanah, dan inklusif.
Di sisi lain, Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi BAZNAS RI, Achmad Setio Adinugroho, menambahkan bahwa versi terbaru Kantor Digital telah dilengkapi dengan berbagai fitur baru seperti menu artikel, newsletter, dan text-to-speech berbasis AI untuk mempermudah akses informasi. Keamanan sistem juga ditingkatkan untuk melindungi data. Platform gratis yang terintegrasi dengan sistem SiMBA ini dirancang sebagai wajah resmi BAZNAS daerah untuk memperluas dan memodernisasi penghimpunan zakat.
Berdasarkan evaluasi semester pertama 2025, sebanyak 78 BAZNAS daerah telah aktif menggunakan Kantor Digital, sementara 80 daerah lainnya berada pada kategori moderat. Ditargetkan jumlah Kantor Digital akan mencapai 400 unit pada akhir tahun, dengan lebih dari 22.000 berita yang telah dipublikasikan. Hasil riset mengungkapkan bahwa dampak Kantor Digital terhadap peningkatan penghimpunan zakat justru lebih besar di luar Pulau Jawa, yang menunjukkan potensi besar digitalisasi zakat di daerah.
Achmad Setio menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Kantor Digital merupakan kunci untuk meningkatkan penghimpunan zakat, memperkuat kepercayaan masyarakat, dan memastikan penyaluran zakat yang tepat sasaran.
Informasi Pusdiklat 0822-2706-0666
Kontributor: RQ
Berita Lainnya
Dorong Optimalisasi Zakat, UPZ Kemenhaj Resmi Dibentuk
Komitmen Lima Tahun, BAZNAS Sumbar dan Pemprov Perkuat Akuntabilitas Zakat di Ramadhan
Di Tengah Gelap dan Genangan, Perjuangan Heroik Tim BAZNAS Menembus Banjir Sumatra
BAZNAS Provinsi Sumatera Barat Lantik Empat Pejabat Struktural
BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
BAZNAS Sumbar Tinjau Dapur Umum BAZNAS dan Salurkan bantuan untuk Petugas di Lokasi Bencana

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
