WhatsApp Icon
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Paket Logistik Keluarga bagi Penyintas Gempa di NTT

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan 500 Paket Logistik Keluarga (PLK) kepada korban bencana gempa di Posko Golo Conggo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (24/8/2026).

 

Paket Logistik Keluarga yang disalurkan berisi sejumlah kebutuhan pangan, di antaranya beras, minyak, gula, biskuit, dan mi instan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama keluarga yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap kebutuhan pangan selama masa tanggap darurat.

 

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada warga di Posko Golo Conggo. Penyaluran bantuan itu turut disaksikan Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang dan Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. yang juga meninjau kondisi masyarakat terdampak gempa di wilayah tersebut.

 

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. mengatakan, BAZNAS akan terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa, khususnya yang berada di pengungsian, tetap terpenuhi. 

 

"Akibat bencana ini semua serba terbatas. Meskipun demikian, kebutuhan makan, air, tempat pengungsian, dan kebutuhan dasar lainnya harus kita upayakan tersedia. Jangan sampai ada korban berjatuhan akibat kurangnya kebutuhan dasar bagi penyintas gempa, terutama warga yang berada di tenda pengungsian," ujar Idy.

 

Idy menyampaikan, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu prioritas dalam penanganan masyarakat terdampak bencana. Untuk sementara ini, BAZNAS menargetkan pendistribusian paket sembako hingga 1.000 paket bagi para penyintas gempa. Bantuan tersebut akan diberikan secara bertahap sesuai dengan kondisi di lapangan.

 

"Sejumlah bantuan terus dikerahkan BAZNAS untuk membantu masyarakat terdampak gempa. Bantuan tersebut meliputi makanan, dapur umum, dapur air, masjid darurat, hingga layanan kesehatan. Dan semua bantuan tersebut masih terus berlangsung," jelas Idy.

 

Idy menegaskan, BAZNAS akan terus memantau kondisi penyintas gempa di sejumlah wilayah NTT untuk memastikan dukungan yang diberikan tetap tepat sasaran dan sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan.

 

"BAZNAS mengucapan terima kasih kepada para muzaki kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS. Mari kita terus menguatkan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, "ujarnya .

 

Sementara itu, salah seorang penerima manfaat sekaligus penyintas gempa NTT yang berprofesi sebagai Kepala Madrasah Diniyah di Pondok Pesantren Pancasila Reok, Kamaruddin Abdullah, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan BAZNAS. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarganya selama berada di pengungsian.

 

"Terima kasih kepada BAZNAS yang sudah membantu kami, terutama para muzaki yang telah membantu melalui BAZNAS. Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini, kami sangat terbantu. BAZNAS dari NTB menyediakan makanan dan logistik untuk kebutuhan kami. Selama beberapa hari, kami disediakan makanan," kata Kamaruddin.

 

"Ada juga Rumah Sehat BAZNAS dari tim yang berasal dari Sulawesi, termasuk tim dokter. Alhamdulillah, kami diberikan obat-obatan yang membantu memberikan sedikit kesembuhan kepada kami," ujarnya.

25/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sumbar
Hadirkan Layanan Kesehatan Mobile, BAZNAS Jangkau Penyintas Gempa NTT hingga Pelosok

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan kesehatan mobile Rumah Sehat BAZNAS (RSB) untuk menjangkau para penyintas gempa bumi yang tersebar di wilayah Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

 

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan tim medis RSB menyisir posko-posko pengungsian mandiri hingga wilayah pelosok di Pantai Utara, Kecamatan Reok Barat, untuk memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, serta pembagian obat-obatan.

 

“Layanan kesehatan mobile RSB ini kami hadirkan secara proaktif untuk memastikan seluruh penyintas gempa, khususnya para lansia dan anak-anak, mendapatkan penanganan medis yang cepat tanpa terhalang kendala jarak,” jelas Idy Muzayyad di NTT,  Senin (24/8/2026).

 

Ia menegaskan, layanan medis bergerak tersebut penting mengingat keterbatasan fasilitas kesehatan lokal serta kondisi bencana yang membuat sejumlah penyintas mengalami gangguan kesehatan.

 

Menurutnya, tim medis RSB tidak hanya menunggu korban datang ke posko, tetapi secara aktif mendatangi pemukiman warga serta titik pengungsian yang sulit diakses kendaraan roda empat untuk memastikan kondisi kesehatan para penyintas tetap terjaga.

 

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengulurkan tangan dan menyalurkan sedekah terbaik melalui BAZNAS guna meringankan beban serta memulihkan kehidupan saudara-saudara kita di NTT,” imbau Idy Muzayyad.

 

Sementara itu, tim medis RSB BAZNAS, dr. Moch Raedy Noor Rizki, mengatakan tim medis memberikan pelayanan kesehatan secara mobile dengan mendatangi posko-posko pengungsian di wilayah Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, termasuk wilayah yang sulit dijangkau.

 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan para penyintas yang terkendala akses transportasi dan kondisi geografis tetap mendapatkan pemeriksaan serta pengobatan medis secara cepat.

 

Melalui penyisiran tersebut, tim kesehatan RSB BAZNAS telah menangani ratusan pasien terdampak yang membutuhkan pelayanan medis setiap harinya.

 

“Sejak awal tiba, kami langsung bergerak mobile dan terfokus memberikan pelayanan kesehatan di Kecamatan Reok, terutama mendatangi posko-posko warga yang tidak terjangkau akses kendaraan roda empat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Pancasila Reo selaku fasilitator posko medis BAZNAS, Ustaz Jiyanto, mengatakan layanan medis bergerak BAZNAS secara konsisten menyisir posko-posko pengungsian mandiri setiap hari setelah melayani warga di posko utama pesantren.

 

Ia menyampaikan, layanan tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh warga terdampak. Jangkauan tim medis bahkan mencapai wilayah terluar seperti Pantai Utara di Kecamatan Reok Barat.

 

“Pelayanan kesehatan dimulai pukul 08.00 WITA di posko utama, lalu dilanjutkan dengan layanan mobile ke posko-posko pengungsian mandiri. Laporan dari tim dokter menyebutkan jangkauannya bahkan sampai ke Pantai Utara di Kecamatan Reok Barat, dan masyarakat sangat gembira karena pemeriksaannya dilakukan secara menyeluruh mulai dari penanganan medis, pemberian resep, hingga obat-obatan gratis,” tuturnya.

 

Selain memberikan penanganan medis, BAZNAS juga mendistribusikan bantuan sembako dan logistik dapur umum melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), sekaligus menyediakan masjid darurat serta sarana sanitasi untuk menunjang kebutuhan ibadah dan kebersihan para pengungsi.

24/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sumbar
BAZNAS Luncurkan Program Kampung Zakat ZCD di Lima Puluh Kota, Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Berbasis Komunitas

Lima Puluh Kota – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) resmi meluncurkan Program Kampung Zakat Zakat Community Development (ZCD) di Nagari Ampalu, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, pada Kamis (9/7/2026). Program ini menjadi wujud kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan masyarakat dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui pendekatan pemberdayaan yang berkelanjutan.

 

Peluncuran Program Kampung Zakat ZCD dihadiri oleh Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota, H. Safni Sikumbang, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Nurman Agus, mewakili Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Ketua BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota, H. Yulius, M.Ag., Ph.D., Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Mustafa, M.A., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota, H. Eri Iswandi, M.A., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Dr. H. Irwan, M.Ag., serta para pemangku kepentingan lainnya, termasuk Kelompok Tenun Puspa, binaan BAZNAS yang menjadi salah satu kelompok pemberdayaan dalam program tersebut.

 

Program Kampung Zakat ZCD merupakan salah satu model pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan berbagai sektor, seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan. Melalui pendekatan berbasis komunitas, program ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian mustahik sehingga tidak hanya menjadi penerima manfaat zakat, tetapi juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan taraf hidupnya secara berkelanjutan.

 

Dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Digitalisasi, Keuangan, dan Operasional, Dr. H. Mokhamad Mahdum, MIDEc., Ak., CPA., menegaskan bahwa Program Kampung Zakat merupakan bentuk kolaborasi berbagai pihak dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat untuk pembangunan masyarakat.

 

"Melalui program ini, zakat tidak hanya menjadi instrumen pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi penggerak usaha produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik," ujar H. Mokhamad Mahdum.

 

Menurutnya, pengembangan Kampung Zakat menjadi bagian dari strategi BAZNAS dalam menghadirkan program pemberdayaan yang berorientasi pada dampak jangka panjang. Dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki masyarakat, zakat diharapkan mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

 

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Nurman Agus, menyampaikan bahwa BAZNAS Provinsi Sumatera Barat menyambut baik peluncuran Program Kampung Zakat ZCD di Nagari Ampalu sebagai bentuk nyata sinergi antara BAZNAS RI, pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan BAZNAS Kabupaten dalam memperluas manfaat zakat.

"Program Kampung Zakat ZCD merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat secara produktif dan berkelanjutan. Kami berharap program ini mampu meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat, memperkuat usaha produktif, serta mendorong mustahik menjadi lebih mandiri. Sinergi yang terbangun hari ini menjadi modal penting untuk menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas bagi masyarakat Sumatera Barat," ujarnya.

 

Beliau juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mewujudkan program tersebut, termasuk pemerintah daerah, Kementerian Agama, BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota, serta kelompok-kelompok binaan yang menjadi pelaku utama dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat.

 

Salah satu fokus pemberdayaan dalam Program Kampung Zakat ZCD di Nagari Ampalu adalah penguatan Kelompok Tenun Puspa sebagai kelompok usaha binaan BAZNAS. Melalui dukungan pembinaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas usaha, kelompok tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperluas akses pasar, serta memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi para anggotanya dan masyarakat sekitar.

 

Peluncuran Program Kampung Zakat ZCD ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS dalam mengimplementasikan pengelolaan zakat yang tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat secara komprehensif. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, program ini diharapkan mampu menjadi model pembangunan berbasis zakat yang dapat direplikasi di berbagai daerah lainnya.

 

Melalui Program Kampung Zakat ZCD, BAZNAS terus memperkuat perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya melalui optimalisasi potensi zakat untuk kemaslahatan umat.


Kontributor: DD

Editor:RQ

09/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sumbar
Bersama Pemprov Sumbar, BAZNAS Luncurkan Program Pembinaan Mualaf dan Salurkan Bantuan Pendidikan kepada 6.635 Penerima Manfaat

Padang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melaksanakan Launching Program Pembinaan Mualaf Sumatera Barat serta penyerahan simbolis bantuan pendidikan bagi siswa dan mahasiswa se-Sumatera Barat pada Minggu (5/7/2026). Kegiatan yang dirangkaikan dengan Subuh Mubarakah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat di bidang dakwah dan pendidikan.

 

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat (Buya Gubernur) kepada para penerima manfaat. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. Buchari M., M.Ag., Kepala Pelaksana BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Afdal, S.Psi., beserta amil pelaksana, unsur Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, tokoh masyarakat, serta para penerima manfaat.

 

Peluncuran Program Pembinaan Mualaf Sumatera Barat merupakan hasil kolaborasi antara Mualaf Center Indonesia (MCI) dan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pembinaan keislaman yang berkesinambungan kepada para mualaf. Program ini diharapkan mampu memperkuat akidah, meningkatkan pemahaman keagamaan, serta membangun kemandirian sosial dan ekonomi para mualaf di Sumatera Barat.

 

Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Provinsi Sumatera Barat juga menyerahkan secara simbolis bantuan pendidikan yang sebelumnya telah disalurkan secara bertahap kepada ribuan penerima manfaat di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Bantuan tersebut diberikan kepada 5.561 siswa SMA, SMK, dan SLB serta 1.074 mahasiswa yang berasal dari perguruan tinggi negeri maupun swasta yang telah membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Dengan demikian, total penerima manfaat bantuan pendidikan mencapai 6.635 orang.

 

Program bantuan pendidikan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Provinsi Sumatera Barat dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemanfaatan dana zakat yang amanah, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan sekaligus memotivasi para pelajar dan mahasiswa untuk terus berprestasi.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Barat menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Sumatera Barat yang secara konsisten menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui dana zakat.

"Pendidikan merupakan investasi terbaik dalam membangun masa depan daerah. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengapresiasi peran BAZNAS yang terus bersinergi menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk bantuan pendidikan dan pembinaan mualaf. Semoga zakat yang ditunaikan oleh para muzaki menjadi keberkahan dan mampu melahirkan generasi yang unggul, berakhlak, dan berdaya saing," ujar Buya

 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. Buchari M., M.Ag., menegaskan bahwa pendidikan dan pembinaan keagamaan merupakan dua sektor prioritas yang terus menjadi perhatian BAZNAS dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"BAZNAS Provinsi Sumatera Barat berkomitmen agar dana zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar mustahik, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang melalui pendidikan dan pembinaan keagamaan. Bantuan pendidikan yang diberikan kepada ribuan siswa dan mahasiswa ini diharapkan dapat mendukung keberlangsungan studi mereka, sementara Program Pembinaan Mualaf menjadi ikhtiar bersama dalam memperkuat dakwah serta membangun kemandirian para mualaf di Sumatera Barat," ujar beliau.

 

Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Mualaf Center Indonesia, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS Provinsi Sumatera Barat. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam memperluas manfaat zakat bagi masyarakat.

 

Melalui peluncuran Program Pembinaan Mualaf Sumatera Barat dan penyaluran bantuan pendidikan ini, BAZNAS Provinsi Sumatera Barat terus memperkuat perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Kolaborasi dengan pemerintah, lembaga mitra, dan UPZ diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat pembinaan keagamaan, serta mewujudkan masyarakat Sumatera Barat yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya melalui optimalisasi dana zakat.



Kontributor: MA
Editor: RQ

05/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sumbar
BAZNAS Sumbar Salurkan Kurban BAZNAS RI untuk Masyarakat Bungus Timur

Padang — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Barat melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban sebanyak dua ekor sapi di Masjid Raudhatul Illahi, Kalampaian, Kelurahan Bungus Timur, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, pada pagi hari, Kamis (28/5/2026).

 

Dua ekor sapi tersebut merupakan hewan kurban yang diterima oleh BAZNAS RI dan diamanahkan kepada BAZNAS Provinsi Sumatera Barat untuk disalurkan di wilayah yang tidak melaksanakan kurban atau memiliki keterbatasan hewan kurban. Berdasarkan hasil survei dan pertimbangan kebutuhan masyarakat, daerah Kalampaian, Bungus Timur dipilih sebagai lokasi pelaksanaan kurban tahun ini.

 

Berdasarkan keterangan dari UPT Puskeswan Dharmasraya, kedua hewan kurban tersebut dinyatakan sehat dan layak untuk disembelih. Adapun rincian hewan kurban tersebut yakni sapi pertama berjenis Sapi Bali, jantan, usia di atas dua tahun, berwarna hitam dengan bobot 273 kilogram. Sementara sapi kedua berjenis Sapi Bali x Lim, jantan, usia di atas dua tahun, berwarna hitam dengan bobot 260 kilogram.

 

Kegiatan penyembelihan dan pendistribusian daging kurban berlangsung lancar dengan melibatkan panitia dan masyarakat setempat. Sebanyak 200 penerima manfaat menerima kantong daging kurban dari dua ekor sapi tersebut.

 

Pelaksanaan kegiatan ini dikelola langsung oleh BAZNAS Provinsi Sumatera Barat yang dikomandoi oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Nurman Agus, selaku Person In Charge (PIC) Mitra Pelaksana KBB 1477/2026. Adapun Ketua Panitia Kurban dipercayakan kepada Muhammad Afdal selaku Kepala Pelaksana beserta staf yang turut membantu seluruh rangkaian kegiatan.

 

Melalui program kurban ini, BAZNAS berharap dapat menghadirkan manfaat yang lebih merata bagi masyarakat, khususnya di daerah yang minim pelaksanaan kurban, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


#KurbanBerdayakanDesa

29/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sumbar

Berita Terbaru

BAZNAS Provinsi Lampung Laksanakan DIKLAT Jurnalistik BAZNAS se-Sumbagsel dan Sumbar
BAZNAS Provinsi Lampung Laksanakan DIKLAT Jurnalistik BAZNAS se-Sumbagsel dan Sumbar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberi Pelatihan Jurnalistik untuk BAZNAS wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) dan Sumatra Barat (Sumbar) di Hotel Santika Premier pada 12--14 Desember 2023. Hal ini sebagai upaya BAZNAS untuk terus mendorong digitalisasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Salah satunya diwujudkan melalui pengembangan inovasi Kantor Digital BAZNAS yang merupakan sarana kerja berbasis teknologi komunikasi. Pengoptimalan kantor digital BAZNAS terus dimasifkan agar pemanfaatannya dapat menyentuh berbagai aspek. Pelatihan Jurnalistik ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan digital kepada pelaksana BAZNAS yang diharapkan dapat memaksimalkan platform digital guna mempromosikan BAZNAS. "Media kini sudah sangat beragam, BAZNAS harus bisa memanfaatkan agar pesan bisa sampai karena kita berhadapan dengan penduduk yang banyak, ini untuk meningkatkan literasi zakat," ungkap Pimpinan BAZNAS RI Bidang Teknologi Informasi, M. Nadratuzzaman Hosen dalam pembukaan agenda tersebut pada Selasa, (12/12/2023). Menurutnya, angka melek zakat secara nasional masih belum maksimal. Oleh karena itu, digitalisasi sangat diperlukan untuk meningkatkan literasi masyarakat akan zakat. "Masih banyak yang belum paham tentang zakat, juga banyak muzakki yang zakat langsung tidak melalui BAZNAS," kata dia. Nadra berharap pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan digital para pelaku BAZNAS sehingga penyebaran informasi meluas dan potensi zakat dapat direalisasikan maksimal. "Ini menjadi pelatihan pertama, semoga bisa menjadi contoh. Nantinya informasi dari daerah diharapkan bisa terekspos secara nasional, terjadi pertukaran informasi," kata dia. Pelatihan jurnalistik tersebut menghadirkan materi terkait jurnalisme data, menulis berita dan siaran pers, serta mengelola media sosial. Kemudian, cara membuat foto, dan video layak publish serta produksi konten media sosial. Sementara itu, pelatihan ini mendapat apresiasi dari Ketua BAZNAS Lampung Iskandar Zulkarnain. Menurut Iskandar, di era serba digital ini, jurnalistik memegang peranan penting untuk percepatan informasi yang diterima masyarakat. "Pelatihan ini sangat baik dan berguna untuk kami. Terima kasih BAZNAS RI yang telah menghadirkan pelatihan jurnalistik ini. Semoga ilmu ini akan bermanfaat bagi pengelolaan zakat yang dilakukan BAZNAS," kata Iskandar. Kegiatan ini diikuti 80 peserta dari BAZNAS di 15 kabupaten/kota yang ada di Lampung, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, dan Sumatra Barat. Selain pelatihan, pada agenda tersebut juga terdapat penandatanganan kerja antara BSI dan penyerahan Program Z-Mart. BAZNAS juga menyalurkan bantuan pendidikan kepada tujuh mahasiswa Palestina yang sedang menempuh pendidikan tinggi di Universitas Lampung dan Universitas Islam Negeri Radin Intan Lampung (UIN RIL). Selain itu, pada acara yang disponsori Bank Syariah Indonesia (BSI) ini turut dihadiri Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi, diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Zainal Abidin; Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A.IPM; Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D.; Kepala Kanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo; Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadilah Astutik; Ketua BAZNAS Lampung Iskandar Zulkarnain; Ketua BAZNAS Provinsi Sumbagsel dan Sumbar; Ketua BAZNAS Kabupaten Kota Se-Sumbagsel dan Sumbar; Deputi BI Kepala Perwakilan Lampung Tony Noor Tjahjono; Regional CEO BSI RO 3 Palembang Wachjono; Deputi RCEO BSI RO 3 Palembang Dede Irawan Hamzah; Area Manager BSI Bandar Lampung Khaerul Wajid; dan Peserta pimpinan dan pelaksana BAZNAS se-Sumbagsel dan Sumbar.
BERITA12/12/2023 | RQ
PUPR perumahan kolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Sumbar dalam pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)
PUPR perumahan kolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Sumbar dalam pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)
Padang, 7 September 2023, Tim BAZNAS Provinsi Sumatera Barat dengan rombongan yang di komandoi Drs. H. Nurman Agus (Wakil Ketua IV) Ferdinal, (Amil Pelaksana), Naswandi, (Driver) Melakukan survei rumah dengan tim PUPR terkait kolaborasi pembangunan dan sanitasi rumah yang termasuk dalam data PKE.adapun yang di survei adalah 10 Rumah yang telah menerima program BSPS dari PUPR perumahan dan di berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, di Jorong Guguak Naneh, Kecamatan Tanjung Gadang, Kab. Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat. dalam pelaksanaan program ini mulai dari perencanaan dan pendampingan didampingi oleh Tenaga Fasilitator Lepas (TFL) dan pemerintah setempat. Dalam kolaborasi ini diharapkan rumah dan sanitasi selesai sehingga dapat dimanfaatkan oleh penerima manfaat. dan dapat mengurangi kemiskinan ekstrim di wilayah Provinsi Sumatera Barat. REKENING BAZNAS SB
BERITA07/09/2023 | RQ|FDN
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Sumatera Barat.

Lihat Daftar Rekening →