Berita Terbaru
Alwi Padly Harahap dari UIN Sumatera Utara Raih Juara 4 dalam Kompetisi Nasional
Alwi Padly Harahap, Peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) angkatan 2021 asal UIN Sumatera Utara Medan, berhasil meraih juara 4 dalam Kompetisi Penulisan Artikel Ilmiah Nasional yang diadakan dalam rangka Refleksi Akhir Tahun 2021, Haul Pendiri dan Harlah Pondok Pesantren Nurul Jadid ke-76.
Acara bergengsi ini digelar oleh Lembaga Pondok Mahasiswa Universitas Nurul Jadid Paiton dari tanggal 10 hingga 29 Desember 2024.
Dalam kompetisi tersebut, Alwi merasa mendapatkan kesempatan yang sangat berharga untuk mengasah kemampuan menulis dan mengekspresikan gagasan ilmiah.
"Kompetisi ini menjadi ajang yang sangat berharga bagi saya untuk mengasah kemampuan menulis dan mengekspresikan gagasan ilmiah. Dengan membawa nama baik UIN Sumatera Utara, saya berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi rekan-rekan mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi melalui tulisan yang bermanfaat," ujar dia.
Selain itu, Alwi ingin memotivasi pembaca dengan menyampaikan sebuah kalimat bijak yang sekaligus melestarikan budaya Batak Mandailing yang dahulunya miskin akan pendidikan. Alwi mengutip kalimat bijak, "Busuk Songon Ulok, Marroha Songon Marpati" yang artinya "Cerdik Seperti Ular, Bijak Seperti Merpati."
Prestasi yang diraih Alwi tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, terutama keluarga, dosen dan teman-teman yang selalu memberikan semangat dan motivasi. Alwi juga berterima kasih kepada Lembaga Pondok Mahasiswa Universitas Nurul Jadid Paiton yang telah memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berkompetisi dan mengembangkan diri melalui kegiatan yang bermanfaat seperti ini.
Alwi berharap prestasi ini dapat menjadi batu loncatan untuk meraih kesuksesan yang lebih besar di masa depan.
Ia juga mendoakan teman-teman mahasiswa lainnya dapat terinspirasi untuk terus berkarya dan berkontribusi melalui tulisan-tulisan yang bermanfaat.
"Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi semua mahasiswa untuk berkarya dan mengharumkan nama kampus," kata dia sambil mengajar masyarakat terus berzakat ke BAZNAS.
Editor: YMK
BERITA16/01/2025 | Nikita
Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, BAZNAS RI Dukung Program Pemberdayaan Ekonomi BAZNAS Sumbar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendukung penuh upaya yang dilakukan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Sumbar melakukan penguatan tentang konsep pemberdayaan dan membuat desain pemberdayaan bersama masyarakat penerima manfaat (mustahik) untuk seluruh wakil ketua II dan amil pelaksana dari 19 kabupaten/kota.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S., M.Ec., Ph.D menyampaikan, program pemberdayaan ekonomi yang diterapkan BAZNAS Provinsi Sumbar sangat menarik, namun satu hal yang perlu diperhatikan adalah wajib adanya para pendamping.
“Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa yang sukses melakukan pemberdayaan ekonomi Z-Auto, ZMart, Z-Chicken, itu harus ada pendamping. Karena pendamping ini yang memberikan motivasi untuk terus berusaha, sebab biasanya orang kalau sudah gagal ingin cepat-cepat ganti usaha yang lain,” ujar Prof Nadra dalam Pengajian Selasa Pagi bertema Pembinaan Usaha Ultra Mikro BAZNAS Sumbar yang diselenggarakan Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui BAZNAS TV, Selasa (14/1/2025).
Menurutnya, para pendamping selain memberikan motivasi kepada masyarakat peneriman manfaat, juga bisa memberikan arahan terkait pengelolaan keuangan usaha mikronya. Katanya, pengusaha yang gagal biasanya karena tidak memiliki pembukuan keuangan yang jelas.
“Karena biasanya kalau tidak ada pembukuan keuangan, modalnya akan dipakai. Jika diajarkan pembukuan keuangan, tidak akan dipakai itu modal usahanya. Jadi pendamping juga penting untuk mengajarkan bagaimana cara melakukan pembukuan keuangan,” ucap Prof Nadra.
Selain itu, lanjut Prof Nadra, kehadiran pendamping juga penting untuk mengajarkan cara memasarkan produk-produk yang dihasilkan. Kreativitas para pendamping sangat diperlukan agar para penerima manfaat dapat memaksimalkan penjualan hasil produksinya.
Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Sumbar, Ir. H. Firdaus, M.Si., menyampaikan, BAZNAS Sumbar memberikan bimbingan teknis pemberdayaan terhadap wakil ketua II dan amil pelaksana di 19 kabupaten/kota dengan tujuan agar mereka dapat memberikan pelatihan di wilayahnya masing-masing.
“Sejak dua tahun lalu kami memberikan bimbingan teknis pemberdayaan ekonomi terhadap wakil ketua II yang membidangi pendistribusian dan amil pelaksana, sehingga diharapkan setelah pelatihan secara konseptual kawan-kawan di kabupaten/kota memahami bagaimana mendesain program pemberdayaan yang partisipatif atau melibatkan calon penerima manfaat,” paparnya.
Lebih lanjut, Firdaus menambahkan, BAZNAS Sumbar juga melakukan kerja sama dengan BAZNAS Padang Panjang untuk menyukseskan program pemberdayaan kelompok Z-Auto dengan 11 orang mustahik yang dibantu dengan total nilai bantuan Rp154.050.000.
“Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan dari bengkel-bengkel kecil yang ada di sepanjang jalan di Padang Panjang. Jadi kami melakukan pengecekan langsung untuk memastikan apakah mereka memenuhi syarat sebelum diberikan bantuan,” katanya.
BERITA14/01/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
BAZNAS dan KHCC Yordania Salurkan Bantuan Rp2 M untuk Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan King Hussein Cancer Center (KHCC) di Yordania. Kolaborasi ini bertujuan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp2 miliar kepada warga Palestina yang berada di Yordania.
Kerja sama ini merupakan lanjutan dari BAZNAS International Forum (BIF) yang diadakan November lalu. Bantuan Rp2 miliar tersebut berasal dari mitra BAZNAS, seperti Tempo Scan Group, Tokopedia, PT Adev Natural Indonesia, Kitabisa, LAZ IZI, DT Peduli, LAZ Rabbani, LAZ Syarikat Islam, dan Jamkrindo Syariah.
Penandatanganan MoU berlangsung di Amman, Yordania, dan dihadiri oleh beberapa tokoh, termasuk Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, Deputi 2 BAZNAS RI Dr. H.M. Imdadun Rahmat, serta Head Local Corporate KHCC Yordania, Madeleine El Sallag.
"Kerja sama ini akan berlangsung selama tiga tahun, difokuskan untuk membantu pasien asal Gaza yang dirawat di KHCC Yordania," ujar H. Rizaludin Kurniawan di Amman, Yordania, baru-baru ini.
Rizaludin menambahkan bahwa KHCC, sebagai rumah sakit yang berada di bawah yayasan kerajaan Yordania, telah memberikan layanan yang luar biasa untuk pasien dari Gaza, meskipun mereka juga membutuhkan dukungan pendanaan dari donatur internasional, termasuk Indonesia.
Sebagian dana dari masyarakat Indonesia akan disalurkan melalui KHCC untuk mendukung pasien asal Gaza. Langkah ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat Palestina. Rizaludin juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan BAZNAS untuk menyalurkan bantuan tersebut.
Sementara itu, Madeleine El Sallag, perwakilan KHCC Yordania, menyambut baik kerja sama ini. Ia menyampaikan bahwa KHCC telah menangani sekitar 300 pasien kanker asal Gaza bersama keluarganya dengan dukungan militer dan kerajaan Yordania. Madeleine mengajak lebih banyak donatur untuk mendukung program ini.
Selain MoU, BAZNAS juga memberikan bantuan berupa alat tulis, mainan, dan uang saku kepada pasien dan keluarga dari Gaza. Sebanyak 114 paket bantuan diserahkan, didampingi oleh perwakilan KBRI Yordania, seperti Alamsyah (minister counsellor) dan Muhammad Hartantyo (first secretary), serta tim dari KHCC.
Editor : Ymk
BERITA02/01/2025 | Azzam
Apresiasi Kinerja BAZNAS, Plt Gubernur Sumbar Dorong Optimalisasi Pengumpulan ZIS
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy mengapresiasi peran besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam mendukung berbagai kegiatan sosial dan upaya penanggulangan bencana di Sumatera Barat (Sumbar), serta mendorong optimalisasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di wilayah tersebut.
Pernyataaan itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Barat, di Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (8/11/2024).
Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Barat Bukhari, serta para perwakilan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Barat.
Audy Joinaldy mengatakan, peran BAZNAS Sumbar dalam memberikan bantuan kemanusiaan dan sosial telah banyak membantu masyarakat Sumbar, terutama pada masa-masa bencana yang kerap terjadi di Sumbar.
"Ke depannya kami berharap BAZNAS bisa berperan lebih besar dalam menggerakkan perekonomian masyarakat bawah dengan program-program yang dihadirkan," ucap Audy Joinaldy.
Lebih lanjut, Audy Joinaldy mengatakan, BAZNAS Sumbar merupakan salah satu lembaga pengelola zakat terbaik di Indonesia karena dinilai mampu mengumpulkan dana zakat dalam jumlah besar.
"BAZNAS Sumbar menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia karena secara persentase dana zakat yang terkumpul dari 5,7 juta masyarakat Sumbar cukuplah besar," katanya.
Menurutnya, capaian ini merupakan bukti kepercayaan masyarakat Sumbar yang besar kepada BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah.
Audy Joinaldy juga berharap, BAZNAS dapat memperluas peran strategisnya dalam mendukung Pemprov Sumbar untuk mengatasi kemiskinan dan mencapai kesejahteraan merata, tidak hanya lewat bantuan sosial dan penanggulangan bencana, tetapi juga melalui program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat prasejahtera.
Menurut Audy Joinaldy, dengan lebih banyak program yang diarahkan pada sektor ekonomi, BAZNAS dapat berkontribusi lebih besar dalam pengentasan kemiskinan di Sumatera Barat, sehingga capaian kesejahteraan di Provinsi Sumbar dapat meningkat lebih signifikan.
"Untuk itu kita mengimbau masyarakat Sumbar yang ingin menyalurkan zakat bisa melalui BAZNAS baik di provinsi maupun kabupaten dan kota," ujarnya.
Sementara itu,Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., turut memberikan apresiasi terhadap BAZNAS Sumbar, yang menurutnya memiliki kelembagaan yang sangat baik.
Kiai Noor mengatakan, BAZNAS Sumbar memiliki sumber daya manusia (SDM) yang handal, jaringan yang kuat, serta infrastruktur digital yang sudah berkembang pesat.
"Dengan potensi ini, BAZNAS Sumbar diharapkan bisa mengelola zakat dengan maksimal," ujar Kiai Noor.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Noor mendorong seluruh BAZNAS di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk bersinergi , memaksimalkan potensi yang ada agar pengelolaan zakat semakin optimal.
"Oleh karena itu Rakorda ini sangat penting untuk memperkuat ke dalam secara organisasi dan keluar untuk penyaluran sehingga bantuan pada mustahik bisa lebih bermanfaat," katanya
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Sumbar Bukhari menyampaikan, meskipun pengumpulan zakat di Sumbar menunjukkan tren positif, potensi zakat di wilayah ini masih dapat ditingkatkan.
Berdasarkan data yang disampaikan, Bukhari mengungkapkan, potensi zakat di Sumatera Barat mencapai Rp4,3 triliun per tahun.
"Dari potensi itu, yang terkelola saat ini baru sekitar Rp475 miliar per tahun," katanya.
Bukhari menyebutkan, hal ini menunjukkan bahwa masih ada ruang yang luas untuk meningkatkan penerimaan zakat di Sumatera Barat.
Menurutnya, zakat yang telah berhasil dikumpulkan saat ini cukup besar jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Sumbar. Hal ini menjadi bukti kuatnya kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS dalam pengelolaan dana sosial yang transparan dan akuntabel.
Bukhari berharap, melalui Rakorda ini, berbagai upaya untuk memaksimalkan potensi zakat di Sumbar dapat dibahas dan dirumuskan bersama.
BERITA08/11/2024 | RQ
Rakornas LAZ Se-Indonesia, BAZNAS Dorong Penguatan Tiga Pilar Utama Pengelolaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendorong tiga pilar utama dalam penguatan pengelolaan zakat di tanah air. Ketiga hal tersebut yaitu sumber daya manusia (SDM) profesional, teknologi informasi, dan infrastruktur yang solid.
Hal itu disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Indonesia di Jakarta, pada Selasa (15/10/2024).
Menurut Rizaludin, tanpa dukungan SDM berkualitas, teknologi yang kuat, serta infrastruktur yang solid, Lembaga Amil Zakat (LAZ) akan kesulitan untuk memenuhi harapan masyarakat dalam hal pengelolaan dana zakat. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dalam hal ini.
"Lembaga zakat harus memiliki tim yang kompeten, memiliki integritas, serta mampu mengikuti perkembangan tren dan inovasi dalam pengelolaan zakat. Selain itu, SDM juga perlu dibekali dengan pelatihan berkelanjutan untuk menjaga kualitas pelayanan," ujarnya.
Dalam sambutannya, Rizaludin menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam pengelolaan zakat. Menurutnya, LAZ harus fokus pada inovasi layanan dan penggunaan teknologi agar bisa mengelola zakat secara efisien tanpa “menjual air mata mustahik”. Hal ini akan menciptakan kenyamanan dan kepuasan bagi para muzaki (pemberi zakat) sehingga semakin banyak yang percaya pada lembaga zakat di Indonesia.
“Organisasi pengelola zakat bukan sekadar menghimpun dana, melainkan menawarkan jasa pengelolaan amal yang profesional,” katanya.
Rizaludin juga menyoroti pentingnya SDM yang profesional, teknologi informasi, dan infrastruktur yang solid dalam pengelolaan zakat. Menurutnya, tanpa dukungan SDM berkualitas dan teknologi yang kuat, LAZ akan kesulitan untuk memenuhi harapan masyarakat dalam hal pengelolaan dana zakat. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dalam hal ini.
Rizaludin menekankan bahwa ada beberapa isu strategis yang perlu diperhatikan, di antaranya adalah literasi zakat, kinerja fundraising, layanan pasca donasi, kualitas SDM fundraising, digitalisasi, dan branding kelembagaan. Hal ini dianggap penting agar zakat dapat dihimpun dengan lebih efektif dan efisien.
Sementara itu, Perwakilan LAZ Rabbani, Muhammad Faried, menyoroti tantangan literasi zakat di Indonesia. Menurutnya, minat baca masyarakat Indonesia yang rendah menjadi salah satu hambatan utama dalam meningkatkan kesadaran akan zakat. Faried menjelaskan bahwa di era media sosial, masyarakat lebih suka konten visual yang singkat dan padat, sehingga edukasi zakat harus disesuaikan dengan tren ini.
Sebagai solusi, Faried menyampaikan bahwa LAZ Rabbani telah mulai membuat konten-konten edukatif yang ringkas dan menarik untuk diunggah di media sosial seperti Instagram dan Facebook. Namun, ia mengakui bahwa dampaknya masih kecil karena konten tersebut belum didukung dengan promosi berbayar (ads) yang lebih luas. “Kami berusaha untuk terus meningkatkan literasi zakat di masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan Faried, pimpinan LAZ Al-Hilal, Iwan Setiawan, membahas tantangan dalam fundraising. Menurutnya, strategi penggalangan dana melalui WhatsApp (WA) yang telah digunakan selama beberapa tahun kini mulai menunjukkan kejenuhan. Selain itu, ia menambahkan bahwa pelemahan ekonomi nasional juga berdampak pada menurunnya minat masyarakat untuk berdonasi melalui lembaga zakat.
"Penurunan fundraising Lembaga pengelolaan zakat terjadi karena beberapa hal yaitu kejenuhan strategi WA fundraising (internal), masyarakat memilih donasi di kegiatan lembaga terdekat, bahkan tetangga/keluarganya, pelemahan ekonomi nasional, menurunnya berdonasi ke lembaga. Hal itu tentu harus kita carikan solusi bersama," paparnya.
Jajang Nurjaman, pimpinan LAZ Daarut Tauhid, menyoroti pentingnya kepedulian yang didasarkan pada tauhid dalam pengelolaan zakat. Ia menyampaikan bahwa semakin kuat keimanan seseorang, semakin besar kepeduliannya terhadap sesama.
“Sebagaimana disebutkan dalam hadits, ‘Tidaklah beriman seseorang yang kenyang semalaman, sementara tetangganya kelaparan,’ kepedulian yang kita tanamkan harus berasal dari iman,” ungkap Jajang.
Jajang menambahkan bahwa kepedulian tidak diukur dari banyaknya donasi yang diberikan, melainkan dari pemahaman bahwa di dalam harta seseorang terdapat hak bagi mustahik. Dengan memahami ini, para muzaki akan lebih terdorong untuk memberikan zakat mereka dan memperkuat tauhid mereka dalam prosesnya.
Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Indonesia berlangsung pada Selasa, 15 Oktober 2024, di Jakarta. Acara ini dihadiri oleh pimpinan LAZ dari seluruh Indonesia dengan agenda utama membahas strategi pengelolaan zakat untuk mencapai target nasional dan mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam penghimpunan zakat.
Rakornas juga membahas pentingnya inovasi dalam layanan zakat. Dalam era digital, LAZ didorong untuk memanfaatkan teknologi agar pengelolaan zakat lebih cepat, transparan, dan efisien. Dengan teknologi yang tepat, penyaluran dana zakat dapat dilakukan lebih merata dan sesuai dengan kebutuhan mustahik di berbagai daerah.
BERITA15/10/2024 | RQ
BAZNAS SUMBAR Mendapat Piagam Atas Capaian Optimalisasi Kantor Digital 2024 Pada Kegiatan RAKERNIS IT 2024
Jakarta, 19 September 2024 BAZNAS Provinsi Sumatera Barat mengikuti kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) IT Transformasi Digitalisasi Nasional 2024 di Jakarta, dalam agenda yang telah berjalan 2 tahun berturut-turut BAZNAS Provinsi terus mengikuti dan mengirimkan peserta untuk mengikuti kegiatan dimaksud. Pada Rakernis 2024 ini BAZNAS Provinsi Sumatera Barat diganjar apresiasi atas pencapaian optimalisasi Kantor Digital Semester I Tahun 2024, 3 dari BAZNAS yang terpilih selain Sumatera Barat yakni BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Jogjyakarta. dipillih oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian yang dilakukan terhadap rasio pengumpulan terproduktif dan teraktif selama tahun 2024. Semoga dengan diganjarnya atas apresiasi ini BAZNAS Provinsi Sumatera Barat tetap terus memberikan layanan dan dedikasi agar terus berkembang dan meningkatkan pelayanannya untuk terus mengayomi ummat. Pada Rakernis IT 2024 , Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. Kh. Noor Achmad, MA dalam kesempatan koneferensi pers mengatakan "Sebagai spirit penggunaan ilmu pengetahuan pada kisah Nabi Sulaiman, maka transformsi digital kita perkuat tak hanya untuk memudahkan pengelolaan dana ZIS, tetapi juga memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam program-program pemberdayaan sosisal dan pengentasan kemiskinan,". Di era industri 4.0 ini, transformasi digital telah menjadi keharusan bagi siapa saja yang ingin terus berkembang, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).Badan Amil ZakatNasioal (BAZNAS) RI menekankan pentingnya transformasi digital guna mengoptimalkan pengelolaan zakat di Indonesia,Hal itu dikemukakan oleh Pmpinan BAZNAS RI bidang Teknologi dan Informasi Pro. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec., Ph.D., saat menutup Rakernis Transformasi Digital Nasional dan Zakathon 2024, di Jakarta, Kamis (19/9/2024).Dalam kesempatan ini Prof. Nadra mendorong para amil BAZNAS se-Indonesia untuk terus berkreativitas dan berinovasi dalam menjalankan tugasnya melalui pengembangan digitalisasi dan teknologi informasi (IT) guna menjawab tantangan zaman dan meningkatkan profesionalitas pengelolaan zakat di Indonesia."Para Amil BAZNAS ini punya tanggung jawab terhadap perkembangan BAZNAS di daerah. Ke depan, kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan pendekatan agama atau ceramah agama. Kita sudah harus profesional dan memanfaatkan transformasi digtal," ucap Prof. Nadra.Menurutnya, transformasi digital merupakan suatu keharsan dalam mengoptimalkan kinerja pengelolaan zakat BAZNAS di seluruh Indonesia. Pemanfaatan teknologi tidak hanya sebatas pada penggunaan alat, tetpi juga melibatkan strategi digital yang komprehensif, termsuk pengembangan media sosial dan digital marketing."Dengan memanfaatkan teknologi informasi, kita dapat meningkatkan efisiensi kerja, memperluas jangkauan, serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada muzaki maupun mustahik," ujar Prof. Nadra.
Acara yang dilangsungkan selama tiga hari, Selasa-Kamis (17-19) September di Jakarta, dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof, Dr. Kh. Noor Achmad, MA.; Wakil Ketua BAZNAS RI, MO Mahdum; Pimpinan BAZNAS RI bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Ec, Ph.D; Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, S. Ag, M. Si. CFRM; Pimpinan BAZNAS RI bidang Koordinasi Nasional, Achmad Sudrajat, Lc, M.A. CFRM; serta Deputi I bidang Pengumpulan, M. Arifkin Purwakananta.Hadi pula, Territoy Account Manager PT Sysware Indonesia Jessy Claudia; Division Manager Google Cloud Metrodata PT Metrodata Electrnonics, Kasriani; serta Heda Department Islamic Organiization dan Socio Businss Solution BSI, Akhsin Muammar.
Menurut Prof. Noor, BAZNAS RI menghadapi tantangan besar dalam mengelola zakat di tengah perkembangan zaman.
BAYAR ZIS DISINI
REKENING BAZNAS
BERITA19/09/2024 | RQ|FM
BAZNAS SUMBAR Apresiasi BAZNAS Sijunjung terkait Pelaporan Hasil Audit "WAJAR" Ketiga Kalinya Setiap Tahunnya
Padang, (4/9) bertepatan dengan 1 Rabiul Awal 1446H BAZNAS Kabupaten Sijunjung menyerahkan dan menyampaikan Laporan Audited Tahun 2023 kepada BAZNAS Provinsi Sumatera Barat dan menjadi satu-satunya BAZNAS daerah yang mengirimkan langsung laporan Audited 2023 ke BAZNAS Provinsi Sumatera Barat.Dalam menunjukkan komitmen, BAZNAS Kabupaten Sijunjung terhadap kewajiban atas kepatuhan yang diatur oleh regulasi serta komitmen dan tanggungjawab dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi yang mengatur tentang pengelolaan zakat. adapun personil yang turut hadir antara lain; BAZNAS Kabupaten Sijunjung Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten Sijunjung, Kepala Pelaksana, dan amil pelaksana bagian akuntansi; untuk pejabat yang menyertai Kabag Kesra Setda Kab. Sijunjung, Kazi Zakat dan Wakaf Kemenag Sijunjung.
Agenda ini untuk mempererat hubungan silahturrahim dengan BAZNAS Provinsi, oleh karena itu BAZNAS Kabupaten Sijunjung menggandeng Kabag Kesra SetdaKab dan Kasi Zakat & Wakaf Kemenag dalam penyerahan laporan audit tahun 2023 BAZNAS Kabupaten Sijunjung dengan opini "Wajar". Menunjukkan bahwa Koordinasi BAZNAS Kabupaten Sijunjung dengan pemerintah daerah dan kementerian Agama serta stakeholder berjalan dengan baik dan lancar
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Barat menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sijunjung atas kerjakerasnya dalam mematuhi aturan dan menjaga keharmonisan dengan pemerintah daerah dan kementerian Agama serta stakeholder dalam menjalankan pengelolaan zakat di Kabupaten Sijunjung. "Sijunjung patut dijadikan contoh oleh Kabupaten lain di Sumatera Barat, karena kepatuhan dan menjadi Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) yang pertama kali menyampaikan laporan ke BAZNAS Provinsi".
BERITA04/09/2024 | RQ
Raker UPZ BAZNAS Tingkat Nasional 2024 Dorong Peningkatan Kemanfaatan Umat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar Rapat Kerja (Raker) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tingkat Nasional 2024 dengan tema “Membangun Profesionalisme Pengelolaan Zakat di UPZ dengan Keselarasan Gerak Langkah dan Tujuan Untuk Meningkatkan Kemanfaatan Umat”.
UPZ sebagai mitra BAZNAS, bertujuan untuk memfasilitasi layanan zakat pada pegawai di Kementerian/Lembaga Negara/BUMN, BUMS yang zakatnya selama ini belum optimal dan belum dikelola dengan baik.
Raker UPZ BAZNAS Tingkat Nasional 2024 ini dibuka oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor. Achmad MA, di Bogor, Senin (2/9/2024). Turut hadir Menteri Agama RI yang diwakili Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A., serta peserta Raker UPZ BAZNAS RI.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor. Achmad MA. menyampaikan, kehadiran UPZ di setiap instansi memiliki dampak yang sangat besar bagi pengelolaan zakat di Indonesia.
“Saat ini, ada sebanyak 142 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang telah melaksanakan pengumpulannya, dengan total pengumpulan sebesar Rp229 miliar pada tahun 2023 dan akan terus bertambah seiring meningkatnya jumlah UPZ dan optimalnya pengumpulan UPZ yang telah terbentuk dimasing-masing instansi yang ada,” jelas Kiai Noor.
Oleh karena itu, dalam rangka mendorong optimalisasi tata kelola ZIS, Kiai Noor menekankan, agar seluruh UPZ dapat mengimplementasikan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
Menurutnya, potensi penghimpunan UPZ juga sangat besar karena masih banyak institusi pemerintah dan perusahaan swasta yang akan dibentuk UPZ, sehingga diharapkan dapat terus mengoptimalkan perannya agar semakin banyak umat terlayani dalam melaksanakan zakat dan semakin banyak mustahik yang menjadi lebih sejahtera secara materi dan spiritual.
“Maka dari itu, Raker UPZ Tingkat Nasional ini merupakan upaya bersama dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi para amil/amilat UPZ, menguatkan struktur UPZ, meningkatkan layanan UPZ terhadap muzaki ataupun mustahik, memunculkan berbagai inovasi pengelolaan zakat, serta menyelaraskan program pemberdayaan UPZ BAZNAS,” jelasnya.
Kiai Noor berharap, dengan adanya Raker ini, seluruh UPZ dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat, sehingga dapat memberikan kebermanfaatan yang lebih luas bagi umat.
BAZNAS memiliki kewenangan membentuk UPZ sesuai dengan UU No. 23 tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat pasal 16 dan PP 14 tahun 2014 tentang pelaksanaan UU No. 23 tahun 2011 pasal 53.
Selain itu juga respons atas Instruksi Presiden Nomor 3 tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat di Kementerian atau Lembaga, Sekretariat Jenderal Lembaga Negara, Sekretariat Jenderal Komisi Negara, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah Melalui Badan Amil Zakat Nasional.
Raker UPZ BAZNAS 2024 ini terdiri dari atas 142 UPZ BAZNAS, yang di antaranya, 12 UPZ Kementerian, 32 UPZ Lembaga Negara, 44 UPZ BUMN, dan 54 UPZ Swasta.
Raker UPZ itu juga dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, M. Si, CFRM, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Keuangan dan Umum Kolonel Purnawirawan Nur Chamdani, Deputi BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Arifin Purwakananta, Deputi Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si, Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., M.A., serta Direktur Pengumpulan Badan BAZNAS RI Ustaz Faisal Qosim.
BERITA02/09/2024 | RQ
BAZNAS RI Dukung BAZNAS Se-SUMBAR Kembangkan Program Unggulan
SIARAN PERS|Nomor: 417/HUM-BAZ/VIII/2024
Jumat, 30 Agustus 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendukung BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota Se-Sumatera Barat untuk mengembangkan program-program unggulan. Seperti program Beasiswa, Rumah Layak Huni, Rumah Sehat BAZNAS, Penguatan BAZNAS Tanggap Bencana, BAZNAS Microfinance/Bank Zakat Mikro, ZMart, ZChicken, ZAuto dan Santripreneur.
"Program unggulan BAZNAS yang sudah lama dicanangkan lama ini harus dikembangkan secara luas oleh BAZNAS se-Sumatera Barat," kata Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan dan Hukum, Kolonel Caj (Purn) Drs. Nur Chamdani melalui keterangan tertulis, Jumat (30/8/2024).
Nur Chamdani yang juga Pembina BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat ini juga mengapresiasi Media Visit BAZNAS Media Center (BMC) 2024 yang digelar Sekretariat BAZNAS RI untuk meliput kinerja BAZNAS di sejumlah daerah, seperti Sumatera Barat dan Maluku.
Seperti diketahui, para jurnalis senior dari Radio Republik Indonesia (RRI), Harian Singgalang, dan wartawan media lokal, menyimak paparan para pelaksana BAZNAS di beberapa daerah yang masing-masing berlangsung selama beberapa hari.
Melalui fasilitasi dari Sestama BAZNAS RI, Dr. Muchlis Muhammad Hanafi, wartawan yang tergabung dalam BAZNAS Media Center (BMC), mendapat kesempatan meliput program BAZNAS di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Tim terdiri atas humas dan sekretariat BAZNAS RI, serta wartawan media massa nasional dan lokal.
Dr. Muchlis Muhammad Hanafi, menjelaskan, ini merupakan bagian dari kegiatan Media Visit BMC 2024, untuk wilayah Indonesia barat, dalam hal ini Provinsi Sumbar, yang berlangsung Kamis-Sabtu (22-24/8/2024). Kemudian, untuk Indonesia timur adalah Provinsi Maluku pada Senin-Rabu (26-28/8/2024).
Dalam media visit ke Sumatera Barat, tim diterima secara terpisah oleh Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Dr H Buchari, Plt Ketua BAZNAS Kota Bukittinggi Edi Syahmian Angku Mahmud, Wakil Ketua I Jhoni Aswan, Wakil Ketua II Yasril, Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Bukittinggi, Asrial Gindo, Ketua BAZNAS Kota Padang Panjang Syamsuarni, S. Ag beserta jajaran.
Selain mengajak serta partisipasi publikasi media oleh BAZNAS setempat, kunjungan para pewarta ini, mereportase sejumlah program BAZNAS di Provinsi Sumatera Barat, Kota Bukitinggi dan BAZNAS Kota Padang Panjang.
Seperti program Rumah Singgah BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, UMKM Binaan Keripik Tempe BAZNAS Kota Bukittinggi, Layanan ZIS di Mal Layanan Publik Kota Bukittinggi, ZMart dan ZAuto program binaan koloborasi BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Sumbar dan BAZNAS Kota Padang Panjang yang ada di Kota Padang Panjang, dan sebagainya.
Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. Buchari, M., M. Ag. mengatakan, pihaknya menyambut baik tim BAZNAS RI dan akan terus berkolaborasi dengan media untuk mengoptimalkan dakwah zakat dan meningkatkan literasi ZIS di Sumatera Barat.
Secara terpisah, Plt Pimpinan BAZNAS Kota Bukittinggi, Edi Syahmian Angku Mahmud dan BAZNAS Kota Padang Panjang Syamsuarni, S. Ag juga ikut menggelorakan publikasi program zakat di wilayahnya.
Dia pun mengajak awak media berkeliling Kota Bukittinggi dan Kota Padang Panjang menyaksikan realisasi program koloborasi BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi dan BAZNAS setempat. Seperti bantuan ZMart, ZAuto dan sejumlah program unggulan lainnya.
source:Humas BAZNAS RI
BERITA30/08/2024 | RQ|HMS BAZNAS RI
Saudagar Z-Mart Kota Padang Panjang Sukses Kuliahkan Anak Berkat Bantuan BAZNAS
Kisah sukses Epi Yulinda, seorang ibu rumah tangga asal Kota Padang Panjang, menginspirasi banyak orang. Berkat kegigihan dan dukungan dari program Z-Mart BAZNAS, impiannya untuk menguliahkan anak di Universitas Mohammad Natsir Yarsi Bukittinggi kini terwujud.
Awalnya, Epi hanya memiliki kios kecil dengan omzet yang sangat minim. Namun, setelah mengikuti program pendampingan dari BAZNAS, ia berhasil mengembangkan usahanya menjadi warung ZMart yang ramai dikunjungi, terutama oleh mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Kota Padang Panjang.
"Dulu, saya hanya bisa berjualan sedikit barang dengan omzet yang pas-pasan. Tapi setelah ikut program ZMart, saya jadi lebih berani mengembangkan usaha. Alhamdulillah, sekarang omzet warung saya bisa mencapai Rp2 juta per hari," ujar Epi dengan penuh syukur.
Keberhasilan Epi ini membuktikan bahwa program ZMart tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga memberikan pengetahuan dan keterampilan yang sangat bermanfaat bagi para penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Kota Padang Panjang, Syamsuarni, S.Ag, mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan program ZMart.
"Kami sangat senang melihat para mustahik, seperti Ibu Epi, dapat meningkatkan taraf hidupnya melalui program ini. ZMart merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam memberdayakan masyarakat," ungkapnya.Program ZMart yang digagas oleh BAZNAS bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Permata Syariah ini telah berjalan selama dua tahun dan terbukti efektif dalam mengatasi kemiskinan di Kota Padang Panjang. Dengan memberikan bantuan modal dan pendampingan usaha, ZMart diharapkan dapat membantu lebih banyak lagi masyarakat untuk mencapai kemandirian ekonomi.
Tentang Program ZMart
ZMart adalah program pemberdayaan ekonomi yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas warung atau toko milik mustahik agar dapat bersaing di pasar modern. Melalui program ini, diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***source: Saudagar ZMart Kota Padang Panjang Sukses Kuliahkan Anak Berkat Bantuan BAZNAS - Harian HaluanBAYAR ZAKAT DISINIINFO REKENING BAZNAS
BERITA25/08/2024 | RQ
BAZNAS SUMBAR Dampingi Tim BAZNAS Media Center (BMC) Meliput Program Pemberdayaan DI Bukittinggi Dan Padang Panjang
Padang, Tim BAZNAS Provinsi Sumatera Barat mendapat kesempatan untuk mendampingi tim BMC dalam meliput program unggulan di 2 daerah di Sumatera Barat yakni Kota Bukittinggi dan Padang Panjang. Agenda BAZNAS RI, menggencarkan kegiatan kunjungan pers atau media visit ke lokasi program unggulan. (23/8)"Hal ini untuk meningkatkan literasi dan dakwah zakat agar masyarakat semakin yakin dan percaya untuk menunaikan zakat, infak, sedekah (ZIS) serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) melalui BAZNAS,".
Tim yang terlibat 2 (dua) orang: Kepala Pelaksana dan Amil Pelaksana. Adapun agenda tim dalam kegiatan dimaksud:1. Mendampingi Tim BAZNAS RI (BMC) dalam meliput program pemberdayaan dan program unggulan BAZNAS Kota Bukittinggi dan BAZNAS Kota Padang Panjang2. Melihat dan mengunjungi Kantor BAZNAS Kota Bukittinggi dan beberapa program unggulan BAZNAS Kota Bukittinggi diantaranya Pemberdayaan usaha Keripik Tempe.3.Melihat dan mengunjungi Kantor BAZNAS Kota Padang Panjang dan beberapa program unggulan BAZNAS Kota Padang Panjang diantaranya Program Z-Auto dan Z-Mart yang berada di Kota Padang Panjang.
Dari hasil kegiatan yang telah dijalankan diperlukan selalu pendampingan terhadap program-program unggulan, seperti pelatihan, sehingga hasil yang didapatkan bisa lebih maksimal dan terus berlanjut.
BERITA23/08/2024 | RQ|FM
MONEV Program Pemberdayaan di Kabupaten Lima Puluh Kota - "Maju Bersama FARM"
Mungka-Lima Puluh Kota, hari kamis tim beranggotakan 2 amil pelaksana dan 1 pimpinan (Wakil Ketua II) dan sopir melakukan perjalanan menuju Kabupaten Lima Puluh Kota, tepatnya ke Jorong Talang Nagari Talang Maur Kecamatan Mungka. Lokasi monev kali ini bertujuan terkait program pemberdayaan usaha perikanan kelompok “Maju Bersama Farm” dan Proposal Bantuan Ekonomi a.n Muhammad Andriko (budidaya ternak puyuh).
Tim bersama dengan BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota yang didampingi oleh Wakil Ketua II & III melakukan assesment ke lokasi tujuan untuk melihat perkembangan dari kelompok "Maju Bersama Farm" dan meninjau sejauh mana kelompok tersebut dapat mengembangkan dan memajukan usaha kelompok tersebut dengan dana bantuan dari BAZNAS, tim melanjutkan perjalanan dan diskusi bersama untuk tujuan berikutnya terkait permohonan bantuan yang diajukan oleh sdr. Muhammad Andriko untuk budidaya ternak puyuh di mungka.Harapan BAZNAS semoga dengan dilakukannya monev ini dapat berdampak positif terhadap usaha yang sudah dikerjakan dan mendapatkan hasil positif terkait kemajuan dan keberhasilan, dan penerima manfaat dalam menggunakan dana zakat untuk kemaslahatannya.Mari wujudkan lebih banyak mustahik mencapai kemandirian ekonomi dengan menunaikan zakat melalui BAZNAS Provinsi Sumatera BaratBAYAR ZAKAT DISINIINFO REKENING BAZNAS
BERITA22/08/2024 | RQ | DRS
UPZ UNAND Audiensi Untuk Penguatan Pengelolaan Zakat di lingkungan UPZ
Padang, Sosialisasi SIMBA dan Penguatan Pengumpulan Zakat UPZ Unand.Perwakilan dari UPZ Unand yang hadir terdiri dari 3 orang, BAZNAS Provinsi Sumatera Barat menyambut dengan 4 orang Wakil Ketua (I-IV) hadir dan didampingi Kepala Pelaksana, dan 4 Amil Pelaksana berdiskusi terkait hal diatas.
Pertemuan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi terkait SiMBA dan membahas teknis penguatan pengumpulan zakat di UPZ Unand.
Pertemuan ini dilaksanakan di kantor BAZNAS Provinsi Sumatera Barat.
BERITA27/06/2024 | RQ
BAZNAS Penuhi Undangan Yayasan RAGA CP untuk Audiensi Terbuka
Menghadiri undangan dari Yayasan Rumah Gadang Cerebral Palsy (RAGA CP) yang beralamat di Jl. Jamal Jamil, Kel. Surau Gadang, Kec. Nanggalo Kota Padang. Kegiatan dimulai dengan makan bersama dilanjutkan dengan acara formal hingga akhirnya membuat video testimoni dari pengurus serta orang tua anak yang diterapi di RAGA CP. Tim BAZNAS diwakili oleh Wakil Ketua IV (Drs. H. Nurman Agus) dan 2 Amil Pelaksana bagian Pendistribusian serta 1 orang driver. tujuan untuk memenuhi panggilan undangan dari Yayasan RAGA CP untuk bersilahturahim dan menerima segala masukan dan sampaian terkait bantuan yang selama ini telah di distribusikan untuk membantu RAGA CP terus berkontribusi terhadap anak-anak yang kekurangan.
Cerebral palsy (CP) adalah kelainan neurologis yang memengaruhi kemampuan anak untuk bergerak, menjaga keseimbangan, serta mempertahankan postur tubuh. Cerebral artinya hubungan dengan otak, dan palsy berarti hilangnya atau gangguan fungsi motorik karena kelemahan atau masalah dalam menggunakan otot. Cerebral palsy disebabkan oleh perkembangan otak yang tidak normal dalam kandungan atau masalah pada korteks motorik serebral (bagian otak yang mengontrol pergerakan otot) yang terjadi sebelum, selama, atau segera setelah kelahiran. Saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan cerebral palsy. Namun, ada banyak jenis terapi dan strategi perawatan yang tersedia untuk membantu anak menjadi aktif dan mandiri diantaranya:
* Fisioterapi untuk merangsang gerakan, meningkatkan kekuatan otot agar tidak semakin lemah, dan meningkatkan rentang geraknya agar tidak semakin kaku.
* Terapi bahasa dan wicara untuk melatih anak bicara atau menggunakan alternatif cara berkomunikasi, seperti bahasa isyarat.
* Terapi okupasi untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian anak.
* Terapi obat-obatan untuk meringankan gejala terkait kekakuan otot, obat-obatan antinyeri, atau obat-obatan manajemen kejang dan epilepsi.
Kegiatan-kegiatan terapi di ataslah yang selalu dilakukan di Yayasan Rumah Gadang Cerebral Palsy (RAGA CP).
BERITA26/06/2024 | RQ
Kurban Berkah BAZNAS Meriahkan Hari Raya Idul Adha 1445 H di Bungus Kota Padang
Sapi kurban sudah berada di lokasi Kurban Berkah BAZNAS jumlah 5 Ekor Sapi yang diterima langsung oleh Wakil Ketua IV (Drs. H. Nurman Agus) di Mushalla Jabar Nur Perumnas Rambai, Kelurahan Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat yang nantinya menjadi Lokasi Pemotongan Kurban.prosesi pelaksanaan kuran yang dilakukan di daerah Bungus Teluk Kabung tersebut sebanyak 600/kantong telah diperoleh dan langsung dibaigikan kepada para penerima manfaat di daerah tersebut.
BERITA19/06/2024 | RQ
BAZNAS Provinsi Sumbar kordinasi Penyelenggaraan Kurban Berkah BAZNAS di Bungus, Kota Padang
Bungus, Kamis BAZNAS Provinsi Melakukan pertemuan dan bimbingan teknis dengan masyarakat untuk pelaksanaan Kurban Berkah BAZNAS di Mushalla Jabar Nur Perumnas Rambai, Kelurahan Bungus Barat, Keccamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang yang nantinya menjadi Lokasi Pemotongan Kurban.
Pada perteman tersebut langsung dihadiri oleh Wakil Ketua IV (Drs. H. Nurman Agus), Kepala Pelaksana Muhammad Afdal, S.Psi, dan Staf Amil Farel Maulana, S.E, dan dari pihak masyarakat yang dihadiri oleh Bapak, RW dan beberapa orang masyarakat sekitar Mushalla Jabal Nur.Dengan adanya kegiatan dimaksud agar saat penyelenggaraan Kurban Berkah BAZNAS dapat sesuai dengan harapan donatur yang telah berkurban melalui BAZNAS.
BERITA14/06/2024 | RQ
FOZ Sambangi BAZNAS Provinsi Sumbar Sebelum Melaksanakan Agenda Besar
Selasa, Pertemuan BAZNAS Provsinsi Sumatera Barat dengan Forum Zakat (FOZ) yang bertujuan untuk Audiensi. Pertemuan ini dilaksanakan di Kantor BAZNAS Provinsi Sumatera Barat sebagai bentuk akan di adakannya beberapa agenda oleh FOZ nantinya sehingga meminta arahan dan melaporkan kepada BAZNAS Provinsi, sebagai regulator BAZNAS Provinsi mewadahi setiap kegiatan yang dilakukan FOZ guna mengetahui semua bentuk pelaksanaan pengelolaan Zakat yang di lakukan di bawah koordinator BAZNAS Provinsi.
Bertempat di Kantor Provinsi tepatnya ruangan meeting BAZNAS Provinsi SUMBAR, FOZ di hadiri oleh 3 Perwakilan, diantaranya ada perwakilan dari FOZ Pusat, dan Ketua FOZ Terpilih (Indrayanto) selaku Branch Manager dari Rumah Zakat Perwakilan Sumbar. sehubungan akan adanya agenda besar yang akan dilaksanakan oleh FOZ, meminta izin dan restu kepada BAZNAS Provinsi serta turut menghadiri nantinya agenda yang dimaksud. semoga dengan sinergi yang semakin membaik dapat menumbuhkan semangat pengelolaan zakat secara bersama dengan meningkatkan pelayanan kepada ummat nantinya.
BERITA11/06/2024 | RQ
Dengan Zakat Nadya Terbantu Untuk Memenuhi Kebutuhan Usahanya
Nadya Putri Chairida (23) merupakan piatu dan menjadi tulang punggung keluarga, Nadya beralamat di Jl. Parak Karakah, Kota Padang. Kesehariaannya berjualan pulsa dan minuman, dengan berjualan tersebut Nadya dapat menyekolahkan adik-adiknya salah satunya sedang menempuh jenjang pendidikan di Universitas Andalas.Nadya sangat ingin mengembangkan usahanya dengan berjualan minuman dingin, namun dikarenakan keterbatasan biaya Nadya belum bisa membeli lemari pendingin. Oleh sebab itu, nadya berkeinginan untuk mendapatkan lemari pendingin.Berdasarkan hasil tim survey lapangan BAZNAS PROVINSI SUMATERA BARAT, Nadya diberikan bantuan 1 unit Showcase. Mari kita wujudkan keinginan mustahik lainnya, dengan menyalurkan Zakat, Infak, Sedekah & Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS, & DSKL) ke BAZNAS Provinsi Sumatera Barat.Bank Nagari Syariah: 7100 0108 00030 1BSI: 7895 4545 45CIMB Niaga Syariah: 8611 1101 160 0Rekening Infak:Bank Nagari Syariah: 7100 0220 28666 9BSI: 7199 0090 0 6BNI: 1001 20999 2a.n BAZNAS Provinsi SUMBARAtau melalui link:????sumbar.baznas.go.id/bayarzakatLayanan BAZNAS Sumbarwa.me/[email protected]#BAZNAS #BAZNASB #nikmatberzakat #bahagianyamustahik #zakat #bahagia #tentram
BERITA11/06/2024 | RQ
ALL EYES ON RAFAH
ALL EYES ON RAFAHSemua mata tertuju ke RafahInnalillahi wa innailahi rajiun.Mari terus lantunkan doa agar saudara kita di Palestina selalu mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.
Saudara kita di Palestina kembali berduka atas serangan yang di luncurkan Israel ke pengungsian rafah pada malam 27 Mei 2024 terhitung 50 orang tewas hingga saat ini.Mari kita langitkan do'a untuk saudara kita di Palestina agar selalu dalam lindungan Allah, Aamiin. #SahabatBAZNAS juga bisa menitipkan kebaikan melalui sedekah Membasuh Luka Palestina.Sedekah melalui:?? sumbar.baznas.go.id/bayarzakatAtau melalui transfer ke rekening:BSI 7199.009.006a.n BAZNAS PROV SUMBARLayanan BAZNAS:wa.me/[email protected]#BAZNAS #eyeonpalestine #eyeonrafah #bantupalestina
BERITA31/05/2024 | RQ
Demi menjaga Kesehatan Warga terdampak BAZNAS buka Layanan Kesehatan di lokasi bencana
BANTU KORBAN BANJIR SUMBARSudah sepekan banjir bandang menerjang Sumatera Barat. Namun hingga kini masih menyisakan luka bagi korban terdampak.Melalui BAZNAS Tanggap Bencana, BAZNAS terus memberikan dukungan pada korban seperti bantuan dapur umum, giat resik desa, dan layanan darurat di Kab. Agam, Kab. Tanah Datar, dan Daerah terdampak bencana lainnya.Gelombang ketiga yang telah sampai di Sumatera Barat langsung ke lokasi terdekat tepatnya di Nagari Sungai Jambu, Kabupaten Tanah Datar untuk melayani masyarakat yang tedampak bencana dengan membuka Layanan Kesehatan langsung menggunakan mobil klinik BAZNAS yang diterjunkan ke lokasi oleh BAZNAS yang diberangkatkan pada hari Jum'at yang lalu.Mari bantu mustahik korban bencana melalui Rekening Sedekah Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Provinsi Sumatera BaratBSI : 1110.44444.7 a.n BAZNAS PROVINSI SUMBARBank NAGARI : 7100.0220.36480.2 a.n BAZNAS SUMBAR PEDULIatau bisa jga melalui kanal web digital:????https://sumbar.baznas.go.id/bayarzakatLayanan BAZNAS Sumbar :wa.me/6282387042013Email:[email protected]#SumbarBanjir #PrayForSumbar #SolidaritasSumbar #BersamaKitaBangkit #BAZNAS #kemanusiaan#BTB#BAZNASBSB
BERITA20/05/2024 | RQ

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Sumatera Barat.
Lihat Daftar Rekening →