WhatsApp Icon
BAZNAS Sumbar Hadiri Forum Konsultasi Publik dan Survei Kepuasan Masyarakat BKKBN Sumbar

Perwakilan dari BAZNAS Provinsi Sumatera Barat menghadiri kegiatan Forum Konsultasi Publik dan Survei Kepuasan Masyarakat pada layanan Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Latbang BKKBN Provinsi Sumatera Barat sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik.

 

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Sumatera Barat diwakili oleh Wakil Ketua II Busral serta Amil Pelaksana. Forum ini diikuti oleh berbagai unsur pemangku kepentingan yang memiliki keterkaitan dengan layanan dan program yang dijalankan oleh BKKBN di Provinsi Sumatera Barat.

 

Forum Konsultasi Publik ini menjadi wadah dialog antara penyelenggara layanan dan masyarakat guna menghimpun masukan, saran, serta evaluasi terhadap kualitas pelayanan yang diberikan. Selain itu, pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat juga bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan oleh BKKBN sebagai dasar dalam melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan ke depan.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih terbuka antara lembaga pemerintah, mitra kerja, dan masyarakat, sehingga pelayanan publik yang diberikan dapat semakin optimal, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

 

Kehadiran BAZNAS Provinsi Sumatera Barat dalam forum tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas pelayanan publik serta penguatan sinergi lintas sektor dalam mendukung program-program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan keluarga di Provinsi Sumatera Barat.

22/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sumbar
BAZNAS Sumbar Silaturahim dengan Universitas Bung Hatta, Bahas Pengelolaan Zakat dan Pembentukan UPZ

BAZNAS Provinsi Sumatera Barat melakukan silaturahim dengan pimpinan Universitas Bung Hatta dalam rangka memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan perguruan tinggi sekaligus membahas rencana pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Kegiatan tersebut berlangsung di ruang pertemuan gedung kampus Universitas Bung Hatta.

 

Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Barat Buchari, Wakil Ketua I Afrianto Korga, Kepala Pelaksana Muhammad Afdal, serta Amil Pelaksana Pengumpulan BAZNAS Sumbar. Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS ini disambut langsung oleh Rektor, Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, Direktur LPM dan Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan serta jajaran staf Universitas Bung Hatta.

 

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak berdiskusi mengenai potensi besar pengelolaan zakat di lingkungan perguruan tinggi, baik dari kalangan dosen, tenaga kependidikan, maupun sivitas akademika. Selain itu, dibahas pula pentingnya pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai sarana resmi dalam menghimpun dan menyalurkan zakat secara terstruktur dan akuntabel.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Barat menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran berzakat di kalangan akademisi. Menurutnya, melalui pembentukan UPZ di kampus, pengelolaan zakat dapat dilakukan secara lebih optimal sekaligus menjadi bagian dari gerakan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan.

 

Perguruan tinggi merupakan pusat ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter. Dengan adanya UPZ di kampus, diharapkan dapat menjadi contoh dalam penguatan budaya berbagi serta pengelolaan zakat yang profesional,” ujarnya.

 

Sementara itu, pihak Universitas Bung Hatta menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan untuk menjajaki pembentukan UPZ di lingkungan kampus sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung program pemberdayaan umat melalui zakat.

 

Melalui silaturahim ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara BAZNAS Provinsi Sumatera Barat dan Universitas Bung Hatta dalam mengoptimalkan potensi zakat di lingkungan perguruan tinggi, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

22/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sumbar
Pulihkan Sumatra, BAZNAS RI Bersama Komunitas Padel Ajak Masyarakat Berbagi Lewat Charity Padel Tournament

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama All in One Indonesia, Asosiasi Padel, dan Smash Padel menginisiasi Charity Padel Tournament bertajuk “Pulihkan Negeri Dengan Aksi” untuk mendukung pengentasan kemiskinan serta penanganan bencana alam di Sumatra.

Turnamen amal tersebut berlangsung di Smash Padel pada Sabtu (11/4/2026) dan diikuti oleh sejumlah komunitas padel. Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa`adi serta Pimpinan BAZNAS RI Neyla Saida Anwar.

 

Dalam turnamen ini, panitia menyediakan hadiah sebesar Rp5 juta untuk juara pertama dan Rp2,5 juta bagi juara kedua. Seluruh hadiah tersebut akan disalurkan melalui BAZNAS untuk mendukung program kemanusiaan, termasuk membantu masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra.

 

Wakil Ketua BAZNAS RI, Zainut Tauhid Sa’adi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang memadukan olahraga dan kepedulian sosial ini. Menurutnya, olahraga padel mengandung nilai kerja sama, komunikasi, dan semangat kebersamaan yang sejalan dengan semangat aksi kemanusiaan.

 

Ia menegaskan, seluruh dana yang terkumpul dari kegiatan tersebut akan disalurkan melalui BAZNAS guna mendukung program kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra dan Aceh. Ia juga mengingatkan bahwa dalam kegiatan amal seperti ini, seluruh peserta sejatinya adalah pemenang karena turut berkontribusi dalam membantu sesama.

 

Zainut berharap kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi dan menularkan semangat kebaikan kepada masyarakat luas, sehingga kegiatan serupa dapat digelar di berbagai daerah, baik melalui olahraga padel maupun aktivitas sosial lainnya.

 

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI, Neyla Saida Anwar, menegaskan bahwa BAZNAS hadir untuk memastikan setiap kontribusi yang terkumpul dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya pemulihan di Sumatra.

 

Antusiasme peserta juga terlihat dari keikutsertaan berbagai komunitas padel. Salah satu peserta, Joe Arifianto dari komunitas EJ-Sporteam, menyatakan kepercayaannya terhadap BAZNAS sebagai lembaga yang transparan dan tepat sasaran dalam menyalurkan bantuan.

 

 

Selain pertandingan olahraga, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh kehadiran berbagai pelaku UMKM binaan BAZNAS yang memamerkan produk unggulan mereka. BAZNAS juga menyediakan Gerai Zakat untuk memudahkan peserta dan pengunjung menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara langsung.

13/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sumbar
BAZNAS RI dan LAZ Nasional Perkuat Sinergi untuk Optimalisasi Zakat bagi Kesejahteraan Umat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) tingkat nasional mempererat sinergi dan koordinasi dalam pengelolaan zakat melalui kegiatan Silaturahmi Halal Bihalal Fundraising 1447 H dalam rangka Gerakan Zakat Menguatkan Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, pada Kamis (9/4/2026).

 

Agenda ini menjadi momentum penting pasca-Idulfitri untuk memperkuat hubungan antarlembaga sekaligus menyatukan komitmen dalam meningkatkan efektivitas penghimpunan, pendistribusian, serta pendayagunaan zakat di tingkat nasional.

 

Ketua Badan Amil Zakat Nasional RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa kolaborasi yang kuat antara BAZNAS dan LAZ menjadi faktor penting dalam memaksimalkan potensi zakat di Indonesia. Ia menyampaikan bahwa besarnya potensi zakat harus diiringi dengan strategi yang terencana, mulai dari penguatan kualitas sumber daya manusia, inovasi dalam fundraising, hingga pengembangan program pemberdayaan yang tepat sasaran.

 

Menurutnya, momentum halal bihalal ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara BAZNAS dan seluruh LAZ, khususnya dalam aspek penghimpunan dana zakat. Dengan strategi yang matang dan program yang terarah, zakat diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia, Waryono Abdul Ghafur, menekankan pentingnya membangun ekosistem pengelolaan zakat yang terintegrasi serta berbasis data. Hal ini dinilai penting agar penyaluran zakat dapat dilakukan secara tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh para mustahik.

 

Ia juga menambahkan bahwa penguatan regulasi serta penggunaan data yang akurat dan terintegrasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas distribusi zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, peningkatan literasi zakat di tengah masyarakat juga perlu terus dilakukan untuk memperkuat pemahaman dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat.

 

Sementara itu, Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief, menyampaikan bahwa selain fokus pada peningkatan penghimpunan, pengelolaan zakat juga perlu dilengkapi dengan grand design pendistribusian yang berorientasi pada dampak nyata serta sejalan dengan United Nations melalui agenda Sustainable Development Goals (SDGs).

 

Menurutnya, zakat tidak hanya berbicara mengenai potensi penghimpunan, tetapi juga bagaimana dana tersebut didistribusikan secara strategis untuk memberikan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat.

 

Dari sisi LAZ, perwakilan Rumah Zakat menyampaikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS yang telah membuka ruang kolaborasi yang inklusif bagi berbagai lembaga zakat di Indonesia. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan ke depannya, sehingga berbagai program dan kegiatan dapat dijalankan secara kolaboratif.

 

Melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi ini, Badan Amil Zakat Nasional bersama Lembaga Amil Zakat Nasional berkomitmen untuk terus menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat sekaligus mendukung pembangunan nasional.

 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bendahara Umum PP Muhammadiyah Hilman Latief, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia Waryono Abdul Ghafur, Ketua Badan Pengurus LAZISMU Ahmad Imam Mudjadid Rais, serta perwakilan dari lebih dari 50 LAZ Nasional dari berbagai wilayah di Indonesia.

09/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sumbar
BAZNAS Sumbar Jalin Silaturahim dengan KPID Sumbar, Bahas Penguatan UPZ

Padang — Pimpinan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan silaturahim ke Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sumatera Barat pada Rabu (8/4/2026) di Kantor KPID Sumatera Barat, Padang. Pertemuan ini menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membahas arah penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan KPID Sumatera Barat ke depan.

 

Rombongan BAZNAS Sumbar dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Provinisi Sumbar, Buchari M, didampingi Kepala Pelaksana Muhammad Afdal serta Kepala Bagian Pengumpulan dan Amil Pelaksana Darius, beserta amil pelaksana.

 

Kedatangan rombongan BAZNAS Provinisi Sumbar disambut oleh Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sumatera Barat beserta jajaran komisioner yang baru. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ajang perkenalan komisioner KPID Sumatera Barat periode terbaru.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Sumbar menyampaikan pentingnya sinergi antara lembaga pengelola zakat dengan lembaga penyiaran daerah dalam mendukung penguatan literasi zakat di tengah masyarakat. Menurutnya, peran KPID sangat strategis dalam mendukung penyebaran informasi dan edukasi terkait zakat, infak, dan sedekah melalui berbagai platform penyiaran.

 

Selain silaturahim dan perkenalan komisioner baru, pertemuan juga membahas rencana penguatan dan pengembangan UPZ di lingkungan KPID Sumatera Barat. Melalui UPZ tersebut diharapkan penghimpunan zakat dari lingkungan instansi dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

BAZNAS Sumbar juga menyampaikan harapan agar kerja sama dengan KPID Sumatera Barat dapat terus ditingkatkan, terutama dalam mendukung kampanye gerakan sadar zakat serta penyebaran informasi program-program pemberdayaan mustahik kepada masyarakat luas.

 

Silaturahim ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara BAZNAS dan KPID Sumatera Barat dalam mendukung pengelolaan zakat yang lebih transparan, profesional, dan berdampak bagi kesejahteraan umat di Sumatera Barat.

08/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sumbar

Berita Terbaru

BAZNAS RI Kirim 14 Truk Bantuan Logistik untuk Masyarakat Palestina
BAZNAS RI Kirim 14 Truk Bantuan Logistik untuk Masyarakat Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama lembaga kemanusiaan asal Mesir, Mishr Al Kheir, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap rakyat Palestina dengan mengirimkan 14 truk bantuan logistik ke Gaza. Sebanyak 20 ribu karton bantuan telah berhasil masuk melalui jalur kemanusiaan. Atas keberhasilan pengiriman bantuan ini, BAZNAS Provinsi Sumatera Barat turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Keberhasilan bantuan hingga tiba di Gaza melalui sinergi dengan Mishr Al Kheir ini dinilai sebagai wujud nyata solidaritas kemanusiaan yang efektif dan tepat sasaran. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyambut baik apresiasi dari berbagai pihak, termasuk BAZNAS Provinsi Sumatera Barat. Ia menyatakan bahwa keberangkatan truk bantuan ini adalah bentuk nyata solidaritas bangsa Indonesia. “Alhamdulillah, atas sinergi dengan Mishr Al Kheir, kita dapat kembali mengirimkan 14 truk berisi 20 ribu karton logistik untuk saudara-saudara kita di Gaza. Ini merupakan komitmen BAZNAS untuk terus hadir dan memastikan bantuan umat sampai kepada mereka yang paling membutuhkan,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Kamis (25/9/2025). Kiai Noor menambahkan, komitmen ini sejalan dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Majelis Umum PBB yang menegaskan dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina. Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat Gaza yang masih menghadapi blokade dan krisis kemanusiaan. “Semoga bantuan yang kita kirimkan bisa menjadi penguat dan penghibur, bahwa mereka tidak sendiri. Umat Islam di Indonesia, melalui BAZNAS, senantiasa mendukung perjuangan rakyat Palestina,” harap Kiai Noor.Kontributor: Humas BAZNAS RIEditor: RQ
BERITA25/09/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Kantor Digital, Tingkatkan Transparansi dan Layanan Zakat Nasional
BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Kantor Digital, Tingkatkan Transparansi dan Layanan Zakat Nasional
BAZNAS RI terus berupaya memperkuat layanan zakat berbasis teknologi dengan mengoptimalkan program Kantor Digital. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan layanan yang lebih transparan dan modern, sekaligus mendorong BAZNAS daerah agar aktif menggunakan platform digital dalam pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Nadratuzzaman Hosen, menyatakan bahwa perkembangan Kantor Digital menunjukkan tren positif dengan adanya peningkatan yang signifikan pada publikasi berita dan donasi. Beliau menekankan bahwa optimalisasi ini bukan sekadar tentang teknologi, tetapi juga tentang bagaimana Kantor Digital dapat menjadi alat pelayanan yang merata, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan para pembayar zakat (muzaki) dan penerima manfaat (mustahik) di seluruh Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam Pengajian Selasa Pagi yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI. Prof. Nadra menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk memanfaatkan Kantor Digital sebagai instrumen utama transformasi digital menuju lembaga zakat yang modern, inovatif, amanah, dan inklusif. Di sisi lain, Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi BAZNAS RI, Achmad Setio Adinugroho, menambahkan bahwa versi terbaru Kantor Digital telah dilengkapi dengan berbagai fitur baru seperti menu artikel, newsletter, dan text-to-speech berbasis AI untuk mempermudah akses informasi. Keamanan sistem juga ditingkatkan untuk melindungi data. Platform gratis yang terintegrasi dengan sistem SiMBA ini dirancang sebagai wajah resmi BAZNAS daerah untuk memperluas dan memodernisasi penghimpunan zakat. Berdasarkan evaluasi semester pertama 2025, sebanyak 78 BAZNAS daerah telah aktif menggunakan Kantor Digital, sementara 80 daerah lainnya berada pada kategori moderat. Ditargetkan jumlah Kantor Digital akan mencapai 400 unit pada akhir tahun, dengan lebih dari 22.000 berita yang telah dipublikasikan. Hasil riset mengungkapkan bahwa dampak Kantor Digital terhadap peningkatan penghimpunan zakat justru lebih besar di luar Pulau Jawa, yang menunjukkan potensi besar digitalisasi zakat di daerah. Achmad Setio menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Kantor Digital merupakan kunci untuk meningkatkan penghimpunan zakat, memperkuat kepercayaan masyarakat, dan memastikan penyaluran zakat yang tepat sasaran.Informasi Pusdiklat 0822-2706-0666Kontributor: RQ
BERITA25/09/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
BAZNAS Sumbar Apresiasi Pengiriman 10 Truk Bantuan ke Gaza, Wujud Kepedulian Umat dari Minang
BAZNAS Sumbar Apresiasi Pengiriman 10 Truk Bantuan ke Gaza, Wujud Kepedulian Umat dari Minang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia, berkolaborasi dengan lembaga sosial Mesir, Mishr Al Kheir Foundation, telah menyalurkan 15.000 paket bantuan bahan pokok untuk meringankan penderitaan warga Palestina di Gaza. Bantuan kemanusiaan ini dikirim menggunakan 10 truk yang melintasi jalur darat menuju perbatasan Rafah. Pengiriman bantuan dilakukan dalam dua gelombang; lima truk pertama berangkat dari Kairo pada 19 Agustus 2025, disusul lima truk lagi pada 28 Agustus 2025. Paket bantuan tersebut berisi berbagai kebutuhan pokok yang sangat mendesak bagi masyarakat Gaza yang tengah menghadapi blokade dan kesulitan akses yang parah. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus mendukung rakyat Palestina yang mengalami krisis kemanusiaan berkepanjangan. “Alhamdulillah, melalui sinergi dengan Mishr Al Kheir, 15.000 paket bantuan dapat kita kirimkan. Semoga tidak ada halangan dan mampu meringankan beban saudara-saudara kita di Gaza,” ucap Kiai Noor dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa (2/9/2025). Kiai Noor juga menekankan bahwa bantuan yang terkumpul dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat Indonesia, termasuk dari masyarakat Minangkabau yang dikenal dermawan, merupakan amanah yang harus disampaikan kepada yang berhak. “Kami ingin memastikan keberkahan dari donasi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk dari Sumatera Barat, bisa dirasakan secara luas oleh rakyat Palestina,” tambahnya. Menyikati hal ini, BAZNAS Provinsi Sumatera Barat mengapresiasi langkah strategis BAZNAS RI tersebut. Masyarakat Minang yang memiliki semangat “Adat basandi syara’, syara’ basandi Kitabullah” dan jiwa sosial yang tinggi turut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan global ini melalui channel BAZNAS yang terpercaya. Sementara di lapangan, Direktur Pengumpulan BAZNAS RI, Faisal Qosim, Lc., yang berada di Mesir, melaporkan bahwa timnya bersama KBRI Kairo memantau langsung proses pengiriman hingga ke titik pemeriksaan pertama di Nafaq, sebelum memasuki terowongan Laut Merah menuju El Arish dan Rafah. “Dari titik ini, kawasan sudah masuk zona merah sehingga tidak ada pihak tanpa izin yang boleh masuk. Ke-10 truk bantuan ini akan bergabung dengan konvoi nasional sebanyak 5.000 truk yang dikoordinir oleh Kementerian Sosial Republik Arab Mesir,” jelas Faisal. Kontributor: BAZNAS Editor: RQ
BERITA03/09/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
BAZNAS Provinsi Sumatera Barat Raih Tiga Penghargaan Prestisius dalam BAZNAS Award 2025
BAZNAS Provinsi Sumatera Barat Raih Tiga Penghargaan Prestisius dalam BAZNAS Award 2025
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Barat menunjukkan komitmen dan kinerja luar biasa dalam pengelolaan zakat nasional dengan meraih tiga penghargaan sekaligus dalam gelaran BAZNAS Award 2025. Acara prestisius yang diselenggarakan oleh BAZNAS Pusat ini berlangsung pada Kamis, 28 Agustus 2025, bersamaan dengan kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) BAZNAS RI tahun 2025. Ketiga award yang berhasil dibawa pulang oleh BAZNAS Sumbar adalah BAZNAS Provinsi Program Kemanusiaan Terbaik, BAZNAS Provinsi Pelaporan Terbaik, dan BAZNAS Provinsi dengan Tindak Lanjut Implementasi SOP Terbaik. Penerimaan penghargaan ini dilakukan langsung oleh perwakilan BAZNAS Sumbar, Dr. H. Buchari, M.M.Ag. (Ketua) dan Dr. Busral, S.Ag., M.A. (Wakil Ketua II), di hadapan seluruh perwakilan BAZNAS se-Indonesia. Komparasi dan Edukasi: Pilar Pengelolaan Zakat Modern Pencapaian ini tidak lepas dari pendekatan strategis dan integritas tinggi dalam tata kelola keuangan publik. Pertama, gelar Program Kemanusiaan Terbaik menunjukkan bahwa efektivitas penyaluran dana zakat tidak hanya diukur dari kuantitas, tetapi lebih pada kualitas dampak dan keberlanjutannya. Sumbar berhasil mendemonstrasikan bagaimana dana zakat dapat mentransformasi kehidupan mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat) melalui program yang terukur, tepat sasaran, dan inovatif, seperti pendampingan usaha mikro yang komprehensif dan penanganan bencana yang responsif. Kedua, penghargaan Pelaporan Terbaik menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat. Dalam konteks pengelolaan zakat nasional, laporan keuangan yang transparan dan auditable bukan hanya kewajiban administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral kepada publik. Pencapaian Sumbar dalam hal ini menjadi benchmark bahwa good governance dalam zakat akan langsung berkorelasi dengan peningkatan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakatnya melalui lembaga yang terpercaya. Ketiga, gelar Tindak Lanjut Implementasi SOP Terbaik menggarisbawahi pentingnya standarisasi dan konsistensi dalam setiap lini operasional. SOP (Standard Operating Procedure) yang baik tanpa implementasi dan evaluasi yang berkelanjutan hanya akan menjadi dokumen tanpa roh. Keberhasilan Sumbar membuktikan bahwa komitmen untuk terus mereview, memperbaiki, dan menindaklanjuti setiap prosedur operasional adalah kunci dari layanan yang profesional dan terpercaya. Hal ini menciptakan ekosistem zakat yang minim risiko dan berorientasi pada continuous improvement. Komitmen untuk Kemaslahatan Umat Dalam sambutannya usai menerima penghargaan, Dr. H. Buchari, M.M.Ag. menyampaikan bahwa ketiga penghargaan ini adalah buah dari kerja keras seluruh jajaran BAZNAS Sumbar dan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Minangkabau. “Penghargaan ini bukanlah tujuan akhir, melainkan pemacu semangat untuk terus berbuat lebih baik. Ini adalah bukti bahwa semangat ‘Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah’ yang kita pegang teguh di Ranah Minang, mampu diimplementasikan dalam pengelolaan zakat yang modern, akuntabel, dan berdaya guna tinggi untuk kemaslahatan umat,” ujarnya. Sementara itu, Dr. Busral menambahkan bahwa integrasi antara kekuatan kultural seperti prinsip musyawarah dan gotong royong dengan prinsip governance modern telah menjadi resep sukses Sumbar. “Kami fokus pada tiga pilar: trust (kepercayaan) melalui transparansi, impact (dampak) melalui program yang tepat, dan professionalism melalui SOP. Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan BAZNAS kabupaten/kota, juga menjadi faktor penentu,” jelasnya. Kemenangan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat dalam tiga kategori kunci ini menjadi inspirasi bagi daerah lain dan memperkuat posisi zakat sebagai instrument strategis untuk pengentasan kemiskinan, pemerataan ekonomi, dan pembangunan bangsa yang berkelanjutan.Kontributor: HumasEditor: RQ
BERITA28/08/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Dukung Gerakan Zakat Indonesia, Pemprov Sumbar Raih BAZNAS Awards 2025
Dukung Gerakan Zakat Indonesia, Pemprov Sumbar Raih BAZNAS Awards 2025
JAKARTA — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pada ajang BAZNAS Awards 2025, Sumatera Barat meraih penghargaan dalam kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, pada acara penganugerahan yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Kamis (28/8/2025). Kehadiran Sumbar dalam daftar penerima penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah bersama masyarakat dalam mendukung gerakan zakat sebagai pilar penting kesejahteraan umat. “Apresiasi ini bukan hanya untuk pemerintah, tetapi untuk seluruh masyarakat Sumbar yang selalu menjaga semangat berbagi dan peduli. InsyaAllah, zakat akan terus kita jadikan kekuatan besar dalam membangun kesejahteraan dan keadilan sosial,” ujar Wakil Gubernur Sumbar usai menerima penghargaan. BAZNAS Awards merupakan ajang tahunan yang digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk memberikan penghargaan kepada tokoh, lembaga, dan pemerintah daerah yang dinilai berhasil mendorong optimalisasi zakat di Indonesia.Dengan capaian ini, Sumatera Barat kembali mengharumkan nama daerah di kancah nasional sekaligus memperkuat peran zakat sebagai gerakan sosial yang memberi manfaat luas bagi masyarakat. (Adpsb/BM)Sumber: "www.beritaminang.com"
BERITA28/08/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Optimalkan Dana ZIS, BAZNAS RI Luncurkan UPZ Desa Seluruh Indonesia
Optimalkan Dana ZIS, BAZNAS RI Luncurkan UPZ Desa Seluruh Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan meluncurkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa di seluruh Indonesia. UPZ Desa adalah unit organisasi bentukan BAZNAS yang berfungsi untuk memudahkan penghimpunan zakat di tingkat desa dan kelurahan. Peluncuran ini diumumkan dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan BAZNAS Award 2025 yang mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Mendukung ASTACITA”, yang diselenggarakan di Jakarta pada Selasa (26/08/2025). Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH Noor Achmad MA, menyatakan bahwa peluncuran UPZ Desa bertujuan untuk mengoptimalkan dana ZIS agar selaras dengan tiga prinsip Aman BAZNAS: Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Beliau menekankan bahwa kehadiran UPZ Desa akan memberikan dampak signifikan bagi pengelolaan zakat nasional. Kiai Noor juga mengungkapkan bahwa saat ini telah tercatat 2.536 UPZ tingkat kecamatan, 12.728 UPZ desa/kelurahan, dan 41.504 UPZ masjid, yang kesemuanya bertugas menghimpun dan mengelola dana ZIS. Potensi penghimpunan dana dinilai masih sangat besar mengingat masih banyak desa yang akan membentuk UPZ. Hal ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan zakat dan meningkatkan jumlah mustahik yang merasakan manfaatnya. Melalui Rakornas dan BAZNAS Award 2025, diharapkan seluruh UPZ dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat untuk memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.Editor: BAZNASKontributor: RQ
BERITA26/08/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
BAZNAS RI Luncurkan AAZRI, Perkuat Peran Amil Demi Optimalisasi Potensi Zakat Nasional
BAZNAS RI Luncurkan AAZRI, Perkuat Peran Amil Demi Optimalisasi Potensi Zakat Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI secara resmi meluncurkan Asosiasi Amil Zakat Republik Indonesia (AAZRI). Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran para amil zakat dari tingkat pusat hingga desa. Penguatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi zakat nasional untuk mendukung program Asta Cita dan visi Indonesia Emas 2045. Peluncuran AAZRI dilakukan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam acara pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 di Jakarta, Selasa (26/8/2025). Acara ini dihadiri oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, dan Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, dengan diikuti oleh 1.200 peserta perwakilan BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia. Dalam sambutannya, Kiai Noor menyatakan bahwa pendirian AAZRI adalah wujud komitmen BAZNAS dalam memberdayakan peran amil sekaligus mendukung suksesnya Asta Cita. Ia memproyeksikan, dengan setiap desa memiliki sekitar lima amil yang tergabung, maka dari 80 ribu desa akan terkumpul sekitar 400 ribu amil. Jumlah ini dapat mencapai satu juta orang jika ditambah dengan amil di tingkat kota dan provinsi. Gagasan pembentukan asosiasi ini, menurut Kiai Noor, lahir setelah berkonsultasi dengan Menteri Agama RI. Ia meyakini bahwa semakin banyak jumlah amil, maka semakin besar pula peluang penghimpunan dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya. Hal ini sejalan dengan target RPJPN sebesar Rp66 triliun pada 2026 yang diyakininya dapat tercapai. Keberadaan amil dalam jumlah besar dinilai krusial untuk menjangkau lebih banyak sumber dana zakat yang belum tergarap optimal. Lebih dari sekadar wadah formal, Kiai Noor menekankan bahwa AAZRI akan berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan kapasitas dan integritas amil di seluruh tanah air. Melalui asosiasi ini, potensi besar zakat Indonesia diharapkan dapat digerakkan secara lebih maksimal untuk membangun kesejahteraan rakyat. Sementara itu, Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, yang hadir dalam kesempatan yang sama, menyambut positif peluncuran AAZRI. Menurutnya, langkah BAZNAS ini akan memberikan dampak yang signifikan bagi kemajuan bangsa. Muzani memberikan ilustrasi bahwa dengan satu juta amil yang masing-masing berhasil menghimpun Rp10 juta, maka akan terkumpul dana sebesar Rp10 triliun yang dapat langsung dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat di daerah. Muzani menilai profesi amil zakat adalah pekerjaan yang mulia dan memiliki nilai strategis dalam pembangunan bangsa, bahkan menyebut mereka sebagai "pahlawan-pahlawan Indonesia" yang berjuang menuju seabad Republik Indonesia. Ia menambahkan bahwa upaya BAZNAS ini merupakan bentuk konkret pemanfaatan otoritas negara untuk menyejahterakan rakyat dan mempercepat tercapainya tujuan bernegara, yaitu memiliki rakyat yang kuat, sehat, sejahtera, dan berdaya. Editor: BAZNAS Kontributor: RQ
BERITA26/08/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Rakornas BAZNAS 2025, Ketua MPR Apresiasi Peran BAZNAS Melindungi Rakyat Kecil
Rakornas BAZNAS 2025, Ketua MPR Apresiasi Peran BAZNAS Melindungi Rakyat Kecil
Jakarta, 26 Agustus 2025 – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Ahmad Muzani, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI atas kontribusinya dalam membantu negara melindungi masyarakat kurang mampu dan mereka yang membutuhkan. Pernyataan ini disampaikan dalam sambutannya pada acara Rapat Kerja Nasional (Rakornas) BAZNAS RI 2025. Muzani menegaskan bahwa menurut Undang-Undang Dasar (UUD), tanggung jawab untuk mengurus kelompok rentan seperti fakir, miskin, dan anak terlantar, serta masalah kesehatan dan ekonomi rakyat, berada di pundak negara. Lebih lanjut, Muzani memaparkan bahwa negara menjalankan tanggung jawab tersebut melalui dua cara utama. Pertama, melalui mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan berbagai program pemerintah. Kedua, dengan membentuk dan memberikan mandat kepada lembaga-lembaga tertentu, salah satunya adalah BAZNAS, untuk mengelola dana zakat guna membantu masyarakat miskin. “BAZNAS adalah lembaga yang diberi mandat oleh negara. Tindakan yang dilakukan BAZNAS merupakan bentuk bantuan kepada negara untuk mempercepat tercapainya tujuan-tujuan bernegara,” jelas Muzani. Ia menambahkan bahwa kekuatan suatu bangsa tidak hanya diukur dari kekuatan militernya, tetapi juga dari kemakmuran rakyatnya. Tujuan bernegara adalah mewujudkan rakyat yang merdeka dan terbebas dari belenggu kemiskinan. “Negara akan menjadi kuat bukan hanya karena tentara dan polisi yang tangguh, tetapi juga karena memiliki rakyat yang bebas dari hutang, sehat, sejahtera, memiliki pekerjaan, dan berkecukupan secara ekonomi,” tegasnya. “BAZNAS memiliki bagian dalam tanggung jawab tersebut. Oleh karena itu, Rakornas hari ini merupakan upaya untuk memperkuat BAZNAS dalam mendukung program Asta Cita menuju Indonesia yang merdeka,” tambah Muzani. Acara pembukaan Rakornas turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Wakil Kepala Perwakilan RI Kedubes Indonesia untuk Mesir M. Zaim A. Nasution, Ketua MUI KH. Anwar Iskandar, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Dr. Fadlul Imansyah, S.E., M.M., CIFP., beserta jajaran pimpinan dan perwakilan BAZNAS dari seluruh Indonesia. Editor: BAZNASKontributor: RQ
BERITA26/08/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Sukseskan Asta Cita, Menag RI Buka Rakornas BAZNAS 2025
Sukseskan Asta Cita, Menag RI Buka Rakornas BAZNAS 2025
Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., membuka secara resmi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 di Jakarta pada Selasa (26/8/2025). Acara tahunan ini mengangkat tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” sebagai bentuk dukungan terhadap program pembangunan nasional untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045. Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, yaitu Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ketua MUI KH. Anwar Iskandar, Wakil Kepala Perwakilan RI Kedubes Indonesia untuk Mesir M. Zaim A. Nasution, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, beserta para pimpinan dan perwakilan BAZNAS dari tingkat Provinsi, Kabupaten, dan Kota di seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menekankan bahwa Rakornas ini merupakan momen yang strategis untuk menyelaraskan program zakat dengan Asta Cita, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi langsung dan nyata bagi terciptanya kesejahteraan yang merata untuk umat. Kiai Noor menyatakan bahwa tema rakornas mengandung pesan agar zakat dapat menjadi alat transformasi sosial yang mempercepat tercapainya kesejahteraan umat dan mendukung suksesnya Asta Cita. Dukungan BAZNAS diwujudkan melalui berbagai program konkret yang selaras dengan upaya pengurangan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi, serta pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Melalui forum ini, BAZNAS bertekad untuk terus bersinergi dengan pemerintah, sektor usaha, dan masyarakat madani untuk memastikan zakat menjadi pilar penting dalam mewujudkan Asta Cita dan mempercepat pencapaian Indonesia Emas 2045. Kiai Noor juga memaparkan capaian kinerja BAZNAS, dimana penghimpunan zakat nasional mengalami peningkatan signifikan dari Rp12,43 triliun pada tahun 2020 menjadi Rp40,53 triliun di tahun 2024. Di level pusat, pengumpulan dana meningkat dari Rp517 miliar (2021) menjadi Rp1,12 triliun (2024), dengan menargetkan Rp1,35 triliun pada 2025. Jumlah muzaki juga terus bertambah menjadi 28,46 juta jiwa pada 2024, yang mencerminkan tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat. Di sisi tata kelola, BAZNAS terus melakukan penguatan melalui transformasi digital, peningkatan kualitas amil, dan koordinasi nasional. Indeks Zakat Nasional (IZN) bahkan telah diakui Bappenas sebagai salah satu indikator pembangunan daerah. Pada tingkat global, BAZNAS aktif berkontribusi dalam aksi kemanusiaan untuk Palestina, hingga Juli 2025 telah berhasil menghimpun dana sebesar Rp375 miliar dan menyalurkan Rp120 miliar untuk membantu lebih dari 670 ribu penerima manfaat di Gaza, sehingga logo BAZNAS kini dikenal di kancah internasional sebagai simbol kepedulian Indonesia. Dalam Rakornas 2025 juga diselenggarakan BAZNAS Awards yang memberikan hampir 1.000 penghargaan kepada berbagai pihak, termasuk BAZNAS daerah, LAZ, tokoh publik, dan mitra perusahaan sebagai bentuk apresiasi dan motivasi. Kiai Noor berharap rakornas ini dapat melahirkan langkah-langkah nyata untuk memajukan pengelolaan zakat di Indonesia, yang bukan hanya sebagai ibadah individu tetapi juga sebagai bentuk gotong royong bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial. Rakornas ini juga menandai berakhirnya periode kepemimpinan BAZNAS 2020–2025. Kiai Noor berpesan agar estafet kepemimpinan berikutnya dapat menjaga dan mengembangkan inovasi yang telah ada, serta memohon doa dan dukungan untuk kemajuan BAZNAS ke depan. Turut hadir dalam rakornas para pimpinan bidang di BAZNAS RI, yaitu Hj. Saidah Sakwan, MA (Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan), H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM (Bidang Pengumpulan), Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani (Bidang SDM, Keuangan dan Umum), Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec. (Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan), KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM (Bidang Koordinasi Nasional), Prof. Ir. KH. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S, M.Ec, Ph.D. (Bidang Transformasi Digital Nasional), Deputi 1 M. Arifin Purwakananta, dan Deputi 2 Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si. Editor: BAZNASKOntributor: RQ
BERITA26/08/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, BAZNAS RI Siap Gelar Rakornas dan BAZNAS Awards 2025
Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, BAZNAS RI Siap Gelar Rakornas dan BAZNAS Awards 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI akan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan BAZNAS Awards 2025 di Jakarta pada tanggal 26-29 Agustus 2025. Acara ini bertujuan untuk menyelaraskan visi dan misi zakat nasional dengan program pembangunan pemerintah, Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Rakornas yang akan dihadiri oleh 1.200 peserta dari seluruh Indonesia ini akan membahas berbagai isu strategis, seperti penguatan kelembagaan zakat, transformasi digital, integrasi data, dan peningkatan dampak zakat bagi kesejahteraan masyarakat. Acara ini juga akan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Agama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dan Ketua MPR RI. Selain sebagai ajang koordinasi, Rakornas 2025 akan menjadi momentum konsolidasi untuk menyusun Rencana Strategis BAZNAS 2025–2029 dan meluncurkan Asosiasi Amil Zakat Republik Indonesia (AAZRI). Salah satu fokus penting lainnya adalah membahas komitmen kemanusiaan global BAZNAS, termasuk laporan terkini mengenai program bantuan untuk Palestina. Pada puncak acara, BAZNAS Awards 2025 akan memberikan apresiasi kepada berbagai pihak, seperti kementerian/lembaga, kepala daerah, serta BAZNAS dan LAZ dari seluruh Indonesia, yang dinilai berprestasi dalam pengelolaan zakat. Melalui serangkaian kegiatan ini, BAZNAS menegaskan peran zakat sebagai instrumen vital dalam pengentasan kemiskinan, pembangunan ekonomi, dan pencapaian tujuan nasional menuju masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.Editor: BAZNAS RIKontributor: RQ
BERITA25/08/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
BAZNAS Sumbar Gelar Konsolidasi Persiapan Sosialisasi Zakat ke Sekolah-Sekolah
BAZNAS Sumbar Gelar Konsolidasi Persiapan Sosialisasi Zakat ke Sekolah-Sekolah
Padang, 15 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Barat menggelar rapat konsolidasi dan persiapan sosialisasi zakat ke sekolah-sekolah bersama sejumlah pihak terkait. Kegiatan ini berlangsung pada Jum'at (15/8/2025) di Ruang Meeting Kantor BAZNAS Provinsi Sumatera Barat. Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumbar, BAZNAS Sumbar, serta Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Pendidikan Sumatera Barat. Kolaborasi ini bertujuan untuk menyusun strategi efektif dalam menyosialisasikan pentingnya zakat, khususnya di lingkungan pendidikan. Kepala BAZNAS Provinsi Sumatera Barat dalam sambutannya menekankan, "Pendidikan tentang zakat harus dimulai sejak dini. Melalui sekolah, kami ingin menanamkan kesadaran berzakat sebagai bagian dari kewajiban umat Islam sekaligus bentuk kepedulian sosial." Sosialisasi zakat ke sekolah-sekolah nantinya akan mencakup pemahaman dasar zakat, tata cara penghitungan, serta manfaatnya bagi masyarakat. UPZ Dinas Pendidikan Sumbar juga akan berperan aktif dalam memfasilitasi program ini di tingkat sekolah. Dengan sinergi antarinstansi ini, diharapkan kesadaran berzakat di kalangan pelajar dan tenaga pendidik di Sumatera Barat semakin meningkat, sekaligus mendukung pengoptimalan pendistribusian zakat untuk kesejahteraan umat.
BERITA15/08/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
BAZNAS Provinsi Sumatera Barat Gelar Bimbingan Teknis Implementasi SOP Pengelolaan Zakat untuk Penguatan Tata Kelola yang Akuntabel
BAZNAS Provinsi Sumatera Barat Gelar Bimbingan Teknis Implementasi SOP Pengelolaan Zakat untuk Penguatan Tata Kelola yang Akuntabel
Padang, [24/06] – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Barat menyelenggarakan Bimbingan Teknis Implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengelolaan Zakat guna memperkuat sistem pengelolaan zakat yang transparan, efisien, dan berintegritas. Acara ini dihadiri oleh jajaran BAZNAS kabupaten/kota se-Sumatera Barat, para amil zakat, serta pemangku kepentingan terkait. Sambutan Pembuka: Pentingnya SOP dalam Penguatan Lembaga Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bapak Kolonel CAJ (Purn.) Drs. H. Nur Chamdani. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pendistribusian dan pengelolaan zakat harus berpedoman pada SOP yang jelas. "Pendistribusian harus berdasarkan SOP, termasuk dalam pengadaan barang dan jasa. Peran SOP sangat vital bagi organisasi, termasuk BAZNAS," ujarnya. Beliau juga mengingatkan bahwa perkembangan BAZNAS harus diimbangi dengan penguatan sistem. "Dulu, BAZNAS tidak banyak diperhatikan. Namun, seiring kemajuan dan perkembangannya, lembaga ini kini menjadi sorotan publik. Oleh karena itu, BAZNAS harus terus memperkuat pertahanan internalnya, salah satunya melalui implementasi SOP ini," tegasnya. Lebih lanjut, beliau menyebut bahwa SOP merupakan bagian integral dari prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman NKRI, Aman Regulasi) yang menjadi landasan BAZNAS. "Dengan SOP yang kuat, kita memastikan bahwa setiap langkah pengelolaan zakat memenuhi aspek syariah, hukum negara, dan regulasi yang berlaku," tambahnya. SOP sebagai Bagian Reformasi Birokrasi Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. Buchari, M.M.Ag., menjelaskan bahwa SOP adalah instrumen kunci dalam reformasi birokrasi. "SOP memberikan panduan tertulis yang baku untuk setiap proses organisasi, mencakup prosedur, waktu, pelaksana, dan tanggung jawab. Ini sejalan dengan tujuan reformasi birokrasi, yakni menciptakan aparatur yang berintegritas dan berorientasi pelayanan prima," jelasnya. Beliau juga menyebutkan bahwa perubahan tata laksana BAZNAS diarahkan untuk menciptakan sistem yang efektif dan efisien, dengan SOP Pengelolaan Zakat (SOP PZ) sebagai salah satu wujud nyatanya. Kegiatan ini tidak hanya sekadar sosialisasi, tetapi juga pendalaman teknis pelaksanaan SOP, mulai dari pengumpulan, pendistribusian, hingga pelaporan. Dengan adanya SOP yang jelas, diharapkan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat dan jajarannya dapat meningkatkan kualitas layanan serta akuntabilitas pengelolaan dana zakat. "Dengan SOP yang terstandarisasi, kami yakin BAZNAS Sumatera Barat dapat menjadi contoh dalam pengelolaan zakat yang profesional dan berintegritas," tutup Dr. Buchari. Narasumber Bimbingan Teknis: Penguatan Sistem dan Prosedur Kegiatan ini menghadirkan narasumber kompeten dari BAZNAS Pusat: Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., M.H. (Kepala Direktorat Perencanaan, ZIS, DSKL Nasional) Menekankan pentingnya standarisasi dalam pengelolaan zakat. "Struktur pengadaan harus diperkuat dengan SOP yang jelas, terutama dalam hal pengumpulan, penyaluran, dan pengadaan barang/jasa. Ini untuk memastikan konsistensi dan akuntabilitas di semua tingkatan," paparnya. Ibu Resti Vurwain, S.E., Ak. (Kepala Divisi Sistem dan Prosedur) Memaparkan teknis penyusunan dan implementasi SOP. "SOP bukan sekadar dokumen, tapi panduan operasional yang harus dipahami dan dijalankan oleh seluruh pihak. Kami akan memandu BAZNAS daerah dalam menerapkan SOP secara efektif," jelasnya. Fahri Hasari Siregar, S.H. (Divisi Sistem dan Prosedur/SISDUR, Direktorat Perencanaan, ZIS, DSKL Nasional) Menjelaskan aspek hukum dan regulasi dalam SOP. "Setiap prosedur harus selaras dengan peraturan perundang-undangan, termasuk UU tentang Pengelolaan Zakat, untuk meminimalisir risiko hukum," ungkapnya. Diskusi dan Komitmen Bersama Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif, di mana peserta menyampaikan masukan dan komitmen untuk menerapkan SOP secara konsisten. Dengan panduan yang terstandarisasi, BAZNAS Provinsi Sumatera Barat bertekad meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan zakat. Humas BAZNAS Provinsi Sumatera Barat Editor: RQ Kontributor: MAF & NW
BERITA25/06/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Tes Seleksi Calon Amil BAZNAS Provinsi Sumatera Barat 2025: Semangat Melayani Umat di Ranah Minang
Tes Seleksi Calon Amil BAZNAS Provinsi Sumatera Barat 2025: Semangat Melayani Umat di Ranah Minang
Padang, Kamis (12/6) Aula STAI PIQ SUMBAR yang beralamat di Jl. Dr. Abdullah Ahmad No. 2, Padang, menjadi saksi semangat para pejuang kebaikan dalam mengikuti Tes Seleksi Calon Amil BAZNAS Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025. Suasana terasa khidmat dan penuh harap. Puluhan peserta dari berbagai latar belakang datang dengan niat yang sama mengabdikan diri untuk umat, melalui lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah di ranah Minang tercinta. Menjadi amil bukan hanya profesi, tapi amanah. Amanah untuk menjaga kepercayaan, mengelola titipan umat, dan memastikan manfaatnya sampai pada yang berhak. Kami tahu, tak mudah melewati setiap tahapan. Tes ini menguji lebih dari sekadar kemampuan teknis juga menguji niat, integritas, dan keteguhan hati. Tapi di balik setiap tantangan, selalu ada kemuliaan menanti. Sebab Allah tak pernah menyia-nyiakan setiap langkah ikhlas yang diambil dengan niat lillah. Kepada seluruh peserta, tetaplah semangat dan bersabar. Apapun hasilnya nanti, yakinlah bahwa niat baik ini sudah dicatat sebagai amal. Teruslah berikhtiar dan tawakkal karena rezeki terbaik akan datang di waktu yang paling tepat, dengan cara yang paling indah. Terima kasih kepada seluruh panitia, pengawas, serta pihak STAI PIQ SUMBAR yang telah memfasilitasi pelaksanaan tes ini dengan lancar dan tertib. Semoga Allah SWT memberikan hasil terbaik bagi semuanya dan menjadikan proses ini sebagai wasilah kebaikan bagi BAZNAS SUMBAR dan masyarakat luas. Menjadi Amil, Menjadi Pelayan Umat. Kontributor: IO & HKEditor: RQ
BERITA12/06/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Rumah REDHA dan BAZNAS Gelar Khitanan Massal Gratis 
Rumah REDHA dan BAZNAS Gelar Khitanan Massal Gratis 
Rumah Sehat BAZNAS Siti Masyithah Palu bekerja sama dengan Rumah REDHA melaksanakan kegiatan khitanan massal gratis bagi anak-anak kaum dhuafa di Desa Labuan Salumbobe, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sebanyak 64 anak usia 5-12 tahun dari desa Labuan, Labuan Panitia, Labuan Lelea, dan Labuan Salumbobe menjadi penerima manfaat kegiatan ini. Tim dari Rumah Sehat BAZNAS Palu terdiri dari 13 orang, dengan rincian lima operator, tiga asisten operator, satu tenaga farmasi, dan empat non-medis. Proses khitan dilakukan dengan metode laser dan manual serta berjalan dengan tertib dan aman. Seluruh peserta telah menyerahkan fotokopi kartu keluarga dan menandatangani formulir persetujuan khitan. Selain tindakan medis, anak-anak juga menerima obat serta edukasi mengenai perawatan pasca khitan. Kegiatan ini menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan bertujuan untuk mendukung pertumbuhan anak yang sehat dan sholeh sesuai ajaran Islam. Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberikan layanan kesehatan gratis bagi mustahik. Kontributor: Abdullah Azzam Editor: YMK
BERITA05/06/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Sosialisasi Pengendalian dan Audit BAZNAS se-Sumatera Barat: Meningkatkan Tata Kelola Zakat yang Akuntabel dan Profesional
Sosialisasi Pengendalian dan Audit BAZNAS se-Sumatera Barat: Meningkatkan Tata Kelola Zakat yang Akuntabel dan Profesional
Padang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Barat menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pengendalian dan Audit BAZNAS se-Provinsi Sumatera Barat yang dilaksanakan di Whiz Prime Hotel Padang. Kegiatan ini dibuka secara resmi pada hari Senin, 26 Mei 2025 bertepatan dengan 28 Dzulqa’dah 1446 H, dan akan berlangsung selama tiga hari hingga Rabu, 28 Mei 2025 atau bertepaan dengan 1 Dzulhijjah 1446 H yang diikuti oleh 54 perwakilan BAZNAS di Sumatera Barat. Dalam sambutannya, Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, S.E., MIDEc., Ak., CA., CPA., CWM., menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) amil zakat yang saat ini masih terbatas. Ia menyoroti bahwa proses sertifikasi amil belum merata dan belum adanya sistem pengembangan karir yang terstruktur. Selain itu, Wakil Ketua BAZNAS juga menyinggung rendahnya kepercayaan publik dan minimnya penghimpunan zakat sebagai tantangan besar yang harus dihadapi bersama. Dalam sesi tersebut, beliau juga meminta perwakilan dari beberapa BAZNAS daerah seperti Kabupaten Tanah Datar, Padang Pariaman, Pasaman, Kota Solok, Padang Panjang, dan Sawahlunto untuk menyampaikan output dan outcome program zakat yang telah dijalankan. Ia menekankan bahwa kontribusi zakat harus berdampak nyata, dan pelatihan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola yang baik melalui sikap ikhlas, terbuka, dan penuh semangat. Selain itu, ia mendorong agar kisah-kisah inspiratif dari program zakat terus dipublikasikan sebagai bentuk apresiasi dan akuntabilitas kepada masyarakat. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh Irwan Ginda Harahap dari Direktorat Kepatuhan dan Audit Internal BAZNAS RI. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan berbagai materi teknis dan strategis, di antaranya mengenai kedudukan Direktur Audit, Kepatuhan, dan Manajemen berdasarkan SK Ketua BAZNAS Nomor 98 tentang Piagam Audit Internal dan SK Nomor 99 tentang Tata Kelola Audit Internal BAZNAS. Ia juga menjelaskan peran Koordinator Jabatan Fungsional Auditor, tahapan dalam proses audit, kaidah-kaidah pengendalian internal serta softskill yang diperlukan dalam pelaksanaan audit. Selain itu, peserta dibekali pemahaman mengenai teknik dan alat audit (Audit Techniques and Tools), serta konsep penanganan kasus di lingkungan BAZNAS. Dengan materi yang komprehensif ini, diharapkan seluruh peserta dapat memperkuat sistem pengawasan dan pengendalian internal di masing-masing BAZNAS daerah sehingga pengelolaan zakat semakin profesional dan transparan. Editor: RQKontributor: Humas BAZNAS
BERITA27/05/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Dari Talang Semut, Ibu Fitri Bangkit Lewat Program ZChicken BAZNAS
Dari Talang Semut, Ibu Fitri Bangkit Lewat Program ZChicken BAZNAS
Kehidupan Ibu Fitri, warga Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, berubah berkat program ZChicken dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Sebagai ibu tunggal yang membesarkan tiga anak, Ibu Fitri sempat mengalami masa-masa sulit. Namun, titik terang hadir ketika ia menerima bantuan gerobak ayam krispi siap saji dari program pemberdayaan mustahik BAZNAS. Program ZChicken merupakan upaya konkret BAZNAS dalam memberdayakan para mustahik melalui usaha mikro berbasis kuliner. Dengan modal awal dan pendampingan, Ibu Fitri kini mampu menjalankan usahanya sendiri. Hasil penjualan ayam krispi tidak hanya menopang kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi sumber semangat baru bagi keluarganya. Dari dapur sederhana di Talang Semut, aroma ayam krispi yang menggugah selera kini menjadi simbol perjuangan dan harapan. BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga membekali mustahik dengan keterampilan dan semangat kewirausahaan. Lewat ZChicken, Ibu Fitri tidak lagi bergantung pada bantuan, melainkan berdiri dengan usaha sendiri. Kisah Ibu Fitri membuktikan bahwa zakat dapat menjadi alat pemberdayaan yang nyata. BAZNAS Provinsi Sumatera Selatan terus berkomitmen memperluas jangkauan program-program seperti ZChicken, agar semakin banyak mustahik yang mampu mengubah takdir hidup mereka menjadi lebih baik dan mandiri. Kontributor: Raeihan Ramadhan Editor: YMK
BERITA24/05/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Bantuan Modal BAZNAS, Mustainah Naikkan Omzet Warung Angkringan Hingga Dua Kali Lipat
Bantuan Modal BAZNAS, Mustainah Naikkan Omzet Warung Angkringan Hingga Dua Kali Lipat
Mustainah, seorang ibu rumah tangga sekaligus pelaku usaha kecil asal Kalicilik, Demak, berhasil membuktikan bahwa ketekunan dan semangat berwirausaha mampu membuka peluang penghasilan mandiri. Selama lebih dari tiga tahun, Mustainah mengelola sebuah warung sederhana yang dikenal warga sebagai warung angkringan. Warung ini menawarkan nasi bungkus porsi kecil dengan beragam pilihan lauk pauk, gorengan, serta aneka minuman panas dan dingin. Berbeda dengan warung angkringan pada umumnya yang buka sore hingga malam, Mustainah justru mulai membuka warungnya sejak pukul 08.00 pagi. Lokasi warung yang berada tepat di depan rumah dan di tengah perkampungan membuatnya leluasa melayani pelanggan sejak pagi hingga malam hari. Usaha Mustainah semakin berkembang setelah menerima bantuan permodalan dari Baznas Microfinance Desa (BMD) Demak sebesar Rp3 juta. Bantuan tersebut digunakannya untuk menambah stok bahan makanan, memperlengkap peralatan warung, serta meningkatkan variasi menu yang dijual. Tidak hanya itu, BAZNAS juga memberikan pendampingan dalam pengelolaan keuangan usaha agar usahanya dapat berjalan lebih tertata dan berkelanjutan. Program pembiayaan mikro yang dijalankan BAZNAS Microfinance Desa ini menjadi bukti nyata bahwa dukungan tepat sasaran kepada pelaku usaha mikro dapat memberikan dampak ekonomi yang positif di tingkat masyarakat. BAZNAS berharap, ke depan semakin banyak pelaku UMKM kecil yang terbantu dan mampu meningkatkan taraf hidup keluarga melalui usaha mandiri. Kontributor: Marir Muhammad Wildan Editor: MAS
BERITA16/05/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Program BAZNAS Dorong Keberhasilan Pengembangbiakan Ternak di Magelang
Program BAZNAS Dorong Keberhasilan Pengembangbiakan Ternak di Magelang
Kelompok Ternak Berkah Barokah Farm di Desa Tanjung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, melaksanakan kegiatan perawatan khusus pejantan sebagai bagian dari persiapan program pengembangbiakan ternak. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas dan produktivitas ternak untuk menjamin keberlanjutan usaha peternakan di wilayah tersebut. Dengan pendampingan dari Balai Ternak BAZNAS, sejumlah langkah dilakukan mulai dari memandikan pejantan, pemberian vitamin ADE, hingga penjemuran rutin. Langkah-langkah ini ditujukan untuk merangsang hormon reproduksi, menjaga kebersihan tubuh ternak, serta mencegah serangan parasit yang bisa mengganggu kesehatan. Program ini dirancang sebagai strategi preventif dan kuratif untuk memastikan kondisi reproduksi pejantan tetap optimal menjelang musim kawin. Selain itu, penerapan treatment rutin ini diharapkan dapat meningkatkan angka keberhasilan inseminasi alami di lapangan. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS dan Kelompok Ternak Berkah Barokah Farm berkomitmen mendukung penguatan ketahanan pangan lokal serta meningkatkan kesejahteraan peternak melalui ternak yang sehat dan produktif. Kontributor: Muhammad Oktayansyah Editor: MAS
BERITA09/05/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Bengkel Pak Hasan di Sulsel Kian Ramai Berkat Z-Auto BAZNAS
Bengkel Pak Hasan di Sulsel Kian Ramai Berkat Z-Auto BAZNAS
Bengkel motor milik Bapak Hasan yang berlokasi di Jalan Sejati, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengalami perkembangan pesat. Bukan hanya karena keahliannya dalam menangani sepeda motor, tetapi juga karena dukungan dari program Z-Auto yang diluncurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Melalui program Z-Auto, Bapak Hasan mendapatkan bantuan permodalan serta pendampingan usaha yang berkelanjutan. Fasilitas dan layanan bengkel pun menjadi lebih baik, termasuk pelayanan yang ramah dan sistem kerja yang lebih teratur, sehingga pelanggan merasa nyaman dan terus kembali menggunakan jasanya. Program ini terbukti mampu membuka peluang usaha sekaligus jalan menuju kemandirian ekonomi bagi masyarakat. Bapak Hasan yang semula mengelola bengkel kecil dengan keterbatasan alat kini mampu memberikan pelayanan maksimal, meningkatkan jumlah pelanggan, dan memperluas usahanya secara bertahap. Upaya BAZNAS dalam memberdayakan mustahik melalui program seperti Z-Auto menunjukkan hasil nyata dalam mendorong kesejahteraan dan kemandirian. Dari bengkel sederhana ini, harapan dan cita-cita tumbuh bersama semangat berdaya. Kontributor: Ilham Aidil Fitrah Editor: YMK
BERITA07/05/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Hasilkan 1 Ton Gabah, Petani Cilapar Buktikan Dampak Program BAZNAS
Hasilkan 1 Ton Gabah, Petani Cilapar Buktikan Dampak Program BAZNAS
Para petani binaan BAZNAS di bawah Gapoktan Citra, Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah, menyambut musim panen dengan semangat yang membara. Mereka berhasil memanen padi varietas Inpari 32 dari lahan seluas 1.400 meter persegi. Inpari 32 dikenal sebagai varietas unggul yang tahan terhadap hama dan memiliki potensi hasil tinggi, sehingga menjadi pilihan tepat bagi petani setempat. Dalam proses panen kali ini, petani memanfaatkan alat bantu power thresher yang mampu mempercepat waktu pengolahan sekaligus menghasilkan gabah yang lebih bersih. Hasil panen mencapai 1 ton Gabah Kering Panen (GKP), sebuah pencapaian yang menunjukkan peningkatan produktivitas dan efisiensi berkat pemanfaatan teknologi sederhana. Penggunaan alat ini juga mengurangi beban tenaga kerja manual dan mempersingkat waktu kerja di lapangan. Program pendampingan yang dilakukan oleh BAZNAS tidak hanya fokus pada hasil panen, tetapi juga mencakup edukasi pertanian, peningkatan kapasitas kelompok tani, dan dukungan peralatan. Melalui pendekatan ini, para petani tidak hanya memperoleh hasil panen yang maksimal, tetapi juga lebih percaya diri dalam mengelola usaha tani secara mandiri dan berkelanjutan. Keberadaan BAZNAS dirasakan langsung manfaatnya oleh petani sebagai mitra dalam peningkatan kesejahteraan keluarga mereka. Panen ini menjadi bukti nyata bahwa intervensi tepat sasaran dari BAZNAS dapat mendorong ketahanan pangan di tingkat lokal sekaligus membangkitkan semangat para petani untuk terus produktif. Sinergi antara teknologi, pendampingan, dan kerja keras masyarakat menciptakan hasil yang menggembirakan, sekaligus memperkuat peran sektor pertanian sebagai tumpuan ekonomi di pedesaan. Kontributor: Pudji Mardiriani Editor: YMK
BERITA06/05/2025 | Humas BAZNAS Sumbar
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Sumatera Barat.

Lihat Daftar Rekening →